BERITABANGSA.ID, LUMAJANG — Festival Ramadan Tompokersan 2026, dinilai sukses. Untuk itu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Komisi VI DPR RI yang melihat langsung mendukung kegiatan warga dan pemuda ini menjadi agendaa ikonik tahunan daerah.
Dalam sambutannya, ia membuka dengan pantun yang langsung mencuri perhatian hadirin: “Datang naik kereta ke Lumajang,
terus bahagia dan senang, karena hadir di Festival Ramadhan Tompokersan, tidak boleh berhenti di tahun sekarang dan harus terus di tahun berikutnya.”
Pantun tersebut disambut tepuk tangan meriah warga. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini bukan sekadar perayaan Ramadan, tetapi juga wadah penguatan ekonomi masyarakat dan identitas lokal.
“Festival ini harus terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Ini bisa menjadi ciri khas wilayah sekaligus kebanggaan masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, kegiatan berbasis masyarakat seperti festival Ramadan memiliki dampak sosial yang luas, mulai dari penguatan solidaritas warga, pemberdayaan pelaku usaha kecil, hingga ruang kreativitas generasi muda. Ia menilai kolaborasi antara panitia pemuda, masyarakat, dan dukungan berbagai pihak merupakan kunci sukses terselenggaranya acara tersebut.
Tak hanya hiburan dan bazar, festival juga diisi kegiatan sosial berupa pembagian paket sembako kepada ratusan anak yatim dan kaum dhuafa. Program ini menjadi salah satu momen paling mengharukan dalam rangkaian acara karena menunjukkan semangat berbagi di bulan suci.
Panitia menyampaikan bahwa bantuan tersebut berasal dari gotong- royong donatur, pelaku UMKM, serta dukungan berbagai pihak yang peduli terhadap masyarakat kurang mampu.
“Kami ingin festival ini tidak hanya meriah, tapi juga membawa manfaat nyata bagi warga, terutama mereka yang membutuhkan,” kata salah satu perwakilan panitia, Sudarmoko.
Warga yang hadir mengaku bangga dengan terselenggaranya festival tersebut. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menghadirkan hiburan keluarga, kuliner khas, dan produk kreatif lokal yang meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Dengan antusiasme tinggi dari masyarakat serta dukungan tokoh nasional, Festival Ramadhan Tompokersan 2026 dinilai memiliki potensi besar menjadi agenda tahunan yang ditunggu-tunggu. Banyak pihak berharap tradisi ini terus dilanjutkan dan berkembang menjadi ikon budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal di masa mendatang.
Apresiasi juga datang dari Lurah Tompokersan, Heyin Krida Laksono, yang menilai kegiatan tersebut sebagai bukti nyata kekompakan dan kreativitas warganya, khususnya kalangan pemuda.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi semangat para pemuda dan seluruh warga yang mampu menghadirkan kegiatan positif seperti ini. Festival ini bukan hanya meramaikan Ramadan, tetapi juga mempererat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah kelurahan akan terus mendukung kegiatan serupa agar dapat berkembang menjadi agenda rutin yang membawa dampak manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara warga, pemuda, dan berbagai elemen pendukung adalah modal utama untuk membangun lingkungan yang aktif, kreatif, dan harmonis.


















