Terkini

Hilangnya Susu MBG di Kedungjajang, BGN Siapkan Pengawasan

22
×

Hilangnya Susu MBG di Kedungjajang, BGN Siapkan Pengawasan

Sebarkan artikel ini
BGN
Logo BGN dan kantor nampak depan

BERITABANGSA.ID, JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) menanggapi pemberitaan soal kelangkaan susu di program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Pihak BGN telah menerima laporan adanya sejumlah siswa yang tidak mendapatkan jatah susu.

Mesin penjawab Call Center, BGN membenarkan kelangkaan susu yang diduga akibat berkurangnya ketersediaan susu di pasaran. Kondisi ini berdampak pada distribusi bahan pangan pendukung program MBG di sekolah-sekolah.

Di sisi lain, MBG merupakan program strategis nasional guna menurunkan prevalensi stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumberdaya manusia sejak usia dini.

“Apabila kelangkaan terjadi, hal ini menjadi perhatian dan bagian dari manajemen risiko yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional dan kementerian terkait untuk memastikan suplai gizi tetap terpenuhi,” ujar petugas operator Chat Aduan BGN, tanpa menyebut nama Kamis (29/1/2026), via aplikasi WhatsApp.

Menanggapi isu dugaan permainan atau mafia susu dalam program MBG, BGN menegaskan komitmennya untuk melakukan pengawasan secara serius dan menindak segala praktik yang merugikan penerima manfaat.

“Jika Bapak/Ibu memiliki bukti atau laporan terkait hal tersebut, Bapak/Ibu dapat melaporkannya agar tim pengawasan BGN dapat menindaklanjutinya sesuai prosedur,” ujarnya.

BGN juga mengimbau masyarakat dan pihak terkait untuk melaporkan secara resmi apabila menemukan indikasi penjualan, penimbunan, atau permainan pasar yang berpotensi mengganggu kelancaran distribusi susu dalam program MBG.

“Bapak/Ibu dapat melaporkan hal tersebut secara resmi agar tim pengawasan kami dapat melakukan tindakan yang diperlukan,” ujarnya.

Di lapangan, harga susu yang beredar melalui sejumlah jalur distribusi, seperti trader di beberapa wilayah, dilaporkan berkisar antara Rp98 – Rp130 ribu per karton, dengan ketersediaan stok yang tidak menentu. Tingginya harga ini diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kelangkaan susu dalam pelaksanaan MBG di sekolah-sekolah.

BGN menegaskan akan menindaklanjuti persoalan kelangkaan dan harga susu tersebut dengan mencari solusi terbaik bersama kementerian dan pihak terkait, agar program MBG tetap berjalan optimal dan hak gizi peserta didik dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60