Terkini

Pecah, Workshop Publik Speaking KAUJE Jombang Sedot Antusiasme Ratusan Peserta

30
×

Pecah, Workshop Publik Speaking KAUJE Jombang Sedot Antusiasme Ratusan Peserta

Sebarkan artikel ini
KAUJE

Menurut Selfi Budi Helpiastuti, narsum yang juga wakil dekan Fisipol Unej ini, bahwa publik speaking adalah dimulai dari belajar. Belajar itu adalah investasi.

Kekurangan dalam publik speaking biasanya adanya kurang sosialisasi, dan ngobrol, baik kepada kelompok, teman, komunitas, dan lainnya. “Maka banyaklah bergaul di semua level,” ujarnya.

Selfi yang mengaku belajar publik speaking dari jurnalis senior RRI di Surabaya ini, mengatakan dia begitu terperanjat dan tak menduga antusiasme audiens di Jombang sangat mencengangkan dan luar biasa.

Lontaran feedback dari materi yang disampaikan sungguh di luar dugaan. Dia pun berpesan bahwa materi publik speaking di Jombang artinya sangat dinantikan dan dibutuhkan.

“Ehh.. luar biasa. Warga Jombang ternyata suka sekali dengan materi publik speaking. Mungkin haus dengan materi ini ya. Jadi begitu dapat, antusiasnya luar biasa. Wah keren. Jombang keren. Harapannya semoga apa yang saya sampaikan bisa segera dipraktikkan. Jadi komunikasi humanis. Jadi komunikasi bersama sesama teman lebih humanis dan menyenangkan,” tegasnya.

Di akhir sesi, Suwignjo, narasumber yang juga Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemkab Jombang ini, meminta 7 orang peserta untuk maju ke pentas dan mempraktikkan bagaimana menjadi publik speaker dari materi yang diberiikan.

Alhasil, ketujuh peserta dengan gaya masing-masing mampu menjadi MC, publik speaker acara, pembaca pengumuman di sekolah hingga penyiar marketing produk jualan.

Yang unik adalah Tanti biasa disapa Mak Tan. Dia terbiasa menjelaskan deskripsi produk jualannya berupa keripik mawut.

“Saya sudah sering bicara di depan auidens, di depan kolam pancing. Di sana kami memasarkan produk kami ke masyarakat,” ujarnya disambut gerr audiens karena jarang publik speaker bicara di kolam pemancingan.

Ketujuh peaerta pun langsung diberi hadiah bingkisan dari para narasumber karena berani maju mempraktikkan mateti yang telah didapat dengan baik.
Suwignjo, usai acara menegaskan bahwa workshop publik speaking ini digelar dalam rangka rangkaian agenda KAUJE Korda Jombang, yang dia komandoi memperingati Hari Pahlawan, dan 1st Anniversary KAUJE Korda Jombang, untuk mengabdi kepada masyarakat. Agenda lanjutan usai workshop adalah lomba karaoke, menyanyikan lagu- lagu perjuangan, yang digelar pada 14 – 15 November 2025.

“KAUJE ini wadah alumni Universitas Jember. Nah,, di Jombang ini kita ingin memberikan kontribusi yang edukatif, dan inspiratif bagi masyarakat Jombang. Buat siswa, mahasiswa,, dan guru untuk bisa berinteraksi dan berkomunikasi dengan baik. Antusiasme tadi luar biasa. Harapannya, ke depan bisa akan adakan kegiatan serupa yang terus lebih baik,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60