BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Hampir sepekan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di wilayah Kabupaten Bojonegoro dan Tuban dikeluhkan masyarakat. Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan penyaluran BBM subsidi di seluruh wilayah Jatimbalinus sesuai kuota, Selasa (4/11/2025).
Salah satu pengendara truk, Ibad, mengatakan sudah hampir sepekan dia merasakan kondisi seperti ini. Untuk mendapatkan BBM Solar harus mengantre hingga lebih dua jam setiap harinya.
“Hampir dua jam mengantre seperti ini, mestinya tanpa ada anteri seperti ini bisa bekerja lebih cepat. Harusnya saya bisa dua kali untuk mengambil angkutan ini dalam sehari cuma satu kali,” ujar sopir penggangkut pasir.
Menanggapi hal ini, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan, sebagai bagian dari penugasan pemerintah untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, Pertamina Patra Niaga terus menjalankan komitmennya dalam penyediaan BBM subsidi sesuai kuota dan titik layanan jual yang telah ditetapkan pemerintah, dalam hal ini BPH Migas.
Sebelumnya, masyarakat di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban kesulitan memperoleh BBM subsidi (biosolar) yang berimbas pada aktivitas ekonomi masyarakat, sejak, Kamis lalu.
Atas kejadian ini, Ahad menjelaskan penyaluran sudah sesuai kuota dan koordinasi dengan pemerintah daerah.
“Stok Biosolar di SPBU wilayah Tuban dan Bojonegoro ada dan tersedia, jika ada yang kosong statusnya sedang dalam pengiriman, karena kami memantau secara digital stok produk di masing-masing SPBU,” jelas Ahad.
Ahad menambahkan pengiriman BBM ke masing-masing SPBU menyesuaikan kuota yang telah ditetapkan. Jumlah yang boleh disalurkan melalui Pertamina ke masyarakat sesuai penugasan dari pemerintah.
Per triwulan III, untuk Kabupaten Bojonegoro sudah terealisasi Biosolar sebanyak 46 ribu KL atau 79 persen dari kuota tahun 2025 sedangkan untuk Kabupaten Tuban sebanyak 72 ribu KL atau 74 persen dari kuota tahun 2025.
“Pertamina Patra Niaga pastikan stok BBM bersubsidi di Jawa Timur khususnya Biosolar di Tuban dan Bojonegoro cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terkait. Pada Kamis (30/10/2025), telah disalurkan 160 KL ke Bojonegoro dan 232 KL untuk Tuban.
Prioritas pengisian juga telah diperketat ke konsumen kendaraan dan meminimalisir pengisian ke konsumen non kendaraan sebagai mitigasi adanya pengepul.
Dengan adanya suplai dan mitigasi ini diharapkan dapat lebih mempercepat proses distribusi dan keadaan semakin membaik menuju distribusi normal.
Atas kejadian ini pihaknya menyampaikan maaf kepada seluruh konsumen berdampak. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Call Center di nomor 135.


















