Pendidikan

Profesor Triyogi Yuwono Resmi Pimpin Unusa, Siap Bawa Kampus ke Pentas Dunia

25
×

Profesor Triyogi Yuwono Resmi Pimpin Unusa, Siap Bawa Kampus ke Pentas Dunia

Sebarkan artikel ini
Unusa
Foto bersama Gubernur Jawa Timur. Khofofah Indar Parawansa usai acara. (Foto: Mwd, Beritabangsa.id).

Selain kesehatan, Unusa juga berkomitmen memperkuat kontribusi di sektor pendidikan dan lingkungan. Salah satu inovasi unggulan, Mobile Unusa Water, akan terus dikembangkan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.

“Program yang sudah baik akan dilanjutkan, sedangkan yang belum maksimal akan disempurnakan agar hasilnya lebih optimal. Kami juga akan memperkuat publikasi agar kiprah Unusa lebih dikenal luas,” tegasnya.

Sebagai rektor baru, Triyogi memaparkan strategi kepemimpinannya dengan jargon GRIT, yang mencerminkan semangat pantang menyerah sekaligus arah strategis pengembangan Unusa.

G, Growth (Pertumbuhan), berfokus pada pemanfaatan basis jamaah Nahdlatul Ulama sebagai kekuatan penggerak pertumbuhan kampus.

R, Reinforce (Penguatan), diarahkan untuk memperkuat mutu akademik, mahasiswa dan alumni, serta kerja sama nasional dan internasional.

I dan T, Impact & Transformation, mencakup upaya membangun daya saing melalui pengembangan pusat unggulan dan inovasi strategis.

“Saya berharap pada 2030 jumlah mahasiswa Unusa bisa mencapai lebih dari delapan ribu orang, dan 10 persen pendapatan kampus berasal bukan dari mahasiswa, melainkan dari produk inovasi dan hasil kerja sama,” ungkapnya.

Prof. Dr. Ir. Triyogi Yuwono, DEA, IPU, ASEAN.Eng, Rektor Unusa periode 2025-2030. (Foto: Mwd, beritabangsa.id)

Guru besar bidang konversi energi dan mantan Rektor ITS periode 2011–2015 itu menegaskan bahwa capaian global bukanlah tujuan instan, melainkan buah dari pengelolaan mutu yang konsisten.

“Peringkat hanyalah akibat dari kualitas. Maka yang harus diperkuat adalah pengelolaan mutu dan inovasi berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam visi besarnya, Triyogi ingin mem-branding Unusa sebagai The Islamic Digital Health & Education University.

Konsep ini mengintegrasikan keunggulan Unusa di bidang kesehatan, digitalisasi, pendidikan, dan nilai-nilai Islam.

Program internasionalisasi seperti beasiswa mahasiswa asing muslim, pertukaran dosen, dan visiting professor series akan diperluas untuk memperkuat jejaring global serta meningkatkan posisi Unusa dalam indikator internasionalisasi THE Impact Rankings.

“Langkah ini diharapkan tidak hanya menambah diversitas kampus, tetapi juga memperkuat posisi Unusa dalam peta global pendidikan tinggi,” tuturnya.

Dengan fondasi yang telah dibangun oleh kepemimpinan sebelumnya dan visi progresif yang dibawa oleh Triyogi Yuwono, Unusa menatap lima tahun ke depan sebagai momentum untuk memperkokoh identitasnya sebagai kampus Islam unggul, berdaya saing global, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60