Terkini

Duka Driver Ojol, Terasa Bak Kiamat Saat Sepi Order

93
×

Duka Driver Ojol, Terasa Bak Kiamat Saat Sepi Order

Sebarkan artikel ini
Ojol
Jumakir (47) salah satu brand ojol gojek. (Foto: Nawan,Beritabangsa.id)

BERITABANGSA.ID, MADIUN – Tidak semua bisa menjalani profesi ojek online (Ojol), yang ditakuti profesi ini adalah sepi order. Bak kiamat, malu pulang ke rumah, tidak pulang, anak istri menunggu.

Seperti dialami Jumakir (47), warga asal Dungus, Madiun, ini. Dia hanya bisa menggeluti profesi Ojol.

Belakangan semakin sepi order.
Wajahnya mengerut. Tanda lelah. Tapi Jumakir harus tetap standby menunggu orderaan. Jika tidak ada orderan dia malu pulang.

“Saat ini seharian hanya dapat tiga orderan. Kalau dihitung tidak cukup buat bensin, apalagi untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya, Rabu 17 September 2025.

Menurutnya, sepinya order bukan hanya karena persaingan operator Ojol, namun juga karena jumlah pengemudi yang terus bertambah. Di sisi lain pengguna jasa menurun. Pekerjaan ini menjenuhkan, karena harus menunggu berjam-jam di pinggir jalan tanpa kepastian.

Jumakir mengaku tetap bertahan lantaran tidak memiliki pilihan lain. Dengan latar belakang ekonomi rendah dia tetap berusaha mencari nafkah. “Meski susah, saya tetap jalani. Daripada menganggur, lebih baik terus berusaha,” katanya.

Senada dengannya, Mamad (38), Ojol lain. Dalam sehari saat ini dia hanya bisa mendapat 2 orderan. “Sekarang ini terasa makin berat, Mas. Orderan jarang, tapi kebutuhan terus jalan. Kadang saya harus pulang dengan kantong kosong,” akunya.

Fenomena sepinya order juga dirasakan para pengemudi Ojol di luar Kota Madiun.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60