BERITABANGSA.ID, MOJOKERTO – Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti rumah Ibu Mei di Dusun Tameng, RT 02 RW 05, Desa Padi, Kecamatan Gondang, pada Jumat malam (15/08/2025).
Sebanyak 45 ibu-ibu warga setempat berkumpul untuk mengikuti kegiatan rutin Dibak, sebuah tradisi pengajian dan doa bersama yang telah menjadi agenda mingguan setiap hari Minggu di dusun tersebut.
Kegiatan kali ini terasa istimewa karena turut dihadiri oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin (STAISAM) yang saat ini tengah melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Padi.
Kehadiran para mahasiswa ini mendapat sambutan hangat dari jamaah, bahkan menjadi sarana mempererat silaturahmi antara generasi muda dengan warga.
Acara dimulai dengan pembacaan doa bersama dan shalawat, dilanjutkan dengan kajian keislaman yang membahas pentingnya menjaga persaudaraan dan memperkuat iman di tengah kehidupan masyarakat. Para jamaah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian dan kekhusyukan.
Dosen Pembimbing Lapangan (Dospem) KKN STAISAM, Okky Ria Vinola, M.Pd., menyampaikan bahwa program KKN bukan sekadar tugas akademik, melainkan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke tengah masyarakat.
Ia berharap mahasiswa yang bertugas di Desa Padi dapat terlibat aktif, menjalin hubungan baik dengan warga, berinovasi, dan meninggalkan dampak positif.
“Jadikan KKN ini sebagai wadah untuk belajar dan berkarya, sehingga kehadiran kalian memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pesannya.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari seluruh pihak, kegiatan Dibak di Dusun Tameng diharapkan terus menjadi wadah pembinaan iman dan mempererat silaturahmi, sekaligus menjadi ruang pembelajaran berharga bagi mahasiswa KKN STAISAM.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















