Pendidikan

Jombang Matangkan Program Sekolah Sehat dan 7 Kebiasaan Anak Hebat

21
×

Jombang Matangkan Program Sekolah Sehat dan 7 Kebiasaan Anak Hebat

Sebarkan artikel ini
Disdikbud
Rhendra, Kabid SD Disdikbud Jombang saat menyampaikan sambutannya. Foto: Faiz Beritabangsa.id.

BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menggelar rapat koordinasi guna memantapkan pelaksanaan ‘gerakan sekolah sehat dan gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat,” (GSS G7KAIH).

Pertemuan ini berlangsung di Gedung Kesenian dan Aula Terbuka Disdikbud Jombang.

Pantauan di lokasi, acara tersebut dihadiri puluhan kepala sekolah serta guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dari seluruh sekolah dasar di kabupaten tersebut. Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan kedua program ini tidak bisa hanya mengandalkan pihak sekolah. “Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat harus bekerja sama dengan orang tua, agar ada timbal balik antara orang tua dan guru,” ujarnya.

Menurut Rhendra, Gerakan Sekolah Sehat berfokus pada pembiasaan hidup bersih, sehat, dan ramah lingkungan di lingkungan pendidikan. Program ini mencakup kebersihan ruang kelas, penyediaan fasilitas sanitasi yang layak, pengelolaan sampah, hingga penyediaan kantin sehat.

“Anak-anak harus terbiasa mencuci tangan, menjaga kebersihan makanan, dan memanfaatkan sarana sanitasi dengan benar,” katanya.

Perlu diketahui jika gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat diarahkan untuk membentuk karakter anak sejak dini. Kebiasaan yang dimaksud meliputi disiplin, tanggung jawab, sopan santun, semangat belajar, gemar membaca, berolahraga, dan peduli lingkungan.

“Kalau kebiasaan ini tertanam sejak SD, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter,” kata Rhendra.

Rapat koordinasi ini juga disampaikan menjadi forum berbagi pengalaman antar sekolah. Beberapa kepala sekolah menyampaikan praktik baik yang telah dilakukan, seperti program Jumat Bersih, lomba literasi, dan gerakan membaca buku 15 menit sebelum pelajaran dimulai. Ada pula sekolah yang mengintegrasikan edukasi lingkungan ke dalam mata pelajaran tematik.

Disdikbud Jombang menargetkan implementasi kedua gerakan tersebut akan berjalan serentak di seluruh SD mulai tahun ajaran ini. Pengawasan akan dilakukan secara berkala melalui monitoring ke sekolah-sekolah.

“Kami ingin perubahan ini tidak sekadar seremonial, tapi benar-benar menjadi budaya yang melekat di sekolah,” tegasnya.

Pihaknya juga membuka peluang kemitraan dengan Puskesmas, komunitas literasi, dan lembaga swadaya masyarakat untuk memperkuat program.

“Sekolah sehat dan anak hebat adalah investasi masa depan Jombang,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60