Pemerintahan

Bupati Lumajang Ngantor di Gucialit, Usung Beragam Layanan Langsung ke Warga

18
×

Bupati Lumajang Ngantor di Gucialit, Usung Beragam Layanan Langsung ke Warga

Sebarkan artikel ini
Lumajang
Gus Taqim, saat ditemui awak media disela-sela acara

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menjalankan program unggulan “sehari ngantor di kecamatan terpadu” (Setor Madu), kali ini giliran di Kecamatan Gucialit, Selasa (5/8/2025).

Kegiatan diawali apel pagi bersama Bupati Lumajang, yang diikuti oleh Camat Gucialit sebagai komandan apel, staf kecamatan, pendamping desa, PKH, PLD, dan perangkat daerah.

Program Setor Madu ini dirancang untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat di tingkat kecamatan secara langsung, cepat, dan terpadu. Sejak pagi, berbagai layanan dari OPD digelar di sejumlah titik strategis di Kecamatan Gucialit.

“Tujuan Setor Madu ini adalah memastikan bahwa layanan pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya simbolik, tapi nyata dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Mustaqim, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, biasa disapa Gus Taqim.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan peninjauan layanan administrasi di kantor Kecamatan Gucialit, seperti pelayanan Nomor Induk Berusaha (NIB) oleh DPMPTSP. Bersamaan dengan itu, pelatihan pengolahan labu siam untuk sekitar 45 ibu-ibu berlangsung dengan antusias.

Di bidang kesehatan, pelayanan ANC terpadu dengan pemeriksaan USG oleh Dinas Kesehatan P2KB menarik perhatian para ibu hamil. Tidak hanya itu, ada pula layanan Dokter Muter, Posyandu ILP Cucak Rowo, serta pemberian vitamin A dan obat cacing untuk balita di Desa Dadapan.

Kegiatan juga menyentuh aspek pendidikan dan sosial. Bupati beserta rombongan mengunjungi SDN dan SMPN 1 Gucialit untuk memberikan bantuan sepatu bagi 40 siswa dari keluarga tidak mampu. Sementara itu, di rumah Ibu Musnifah, Dusun Sidodadi, digelar pertemuan motivasi bagi 35 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).

Di bidang peternakan, dilakukan peninjauan Pos Pelayanan Terpadu dan vaksinasi ternak oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, yang menyiapkan dua hingga empat ekor sapi sebagai contoh vaksinasi di Dusun Karangsejati.

Menjaga Lingkungan dan Identitas Warga. Kesadaran lingkungan juga menjadi perhatian. DLH melakukan penanaman pohon di area sumber mata air di Dusun Sekartanjung, Desa Tunjung. Ini menjadi bentuk komitmen pelestarian alam sekaligus menjaga keberlanjutan sumber air bersih di wilayah Gucialit.

Tak ketinggalan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membuka layanan administrasi kependudukan di Balai Desa Wonokerto. Layanan ini mencakup perekaman KTP, pencetakan KIA, perubahan KK, hingga akta kelahiran dan kematian.

Dinas Sosial juga melakukan peninjauan dan pemberian bantuan permakanan untuk lansia, salah satunya kepada Ibu Senewi di Dusun Sumbermulyo, Desa Pakel. Selain itu, dilakukan kunjungan ke rumah Ibu Lamisih, seorang KPM yang siap graduasi karena telah berhasil membangun usaha gula aren secara mandiri.

Kegiatan Setor Madu menjadi contoh nyata sinergi lintas sektor dalam melayani rakyat. Program ini sekaligus menjadi wadah komunikasi langsung antara warga dan pemerintah.

“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata. Setor Madu adalah bukti bahwa kami tidak hanya menunggu di kantor, tapi jemput bola, mendengar, dan melayani langsung di tempat,” tegas Gus Taqim.

Dengan pendekatan seperti ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang berharap dapat mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat, memperkuat kepercayaan publik, serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang responsif dan inklusif.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60