Terkini

KPU dan Bakesbangpol Sidoarjo Gencar Beri Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula

13
×

KPU dan Bakesbangpol Sidoarjo Gencar Beri Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula

Sebarkan artikel ini
Bakesbangpol
Haidar Munjid Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sidoarjo Divisi Teknis Penyelenggaraan (paling kanan) didampingi Fredik Suharto Kepala Bakesbangpol Sidoarjo dan Sullamul Hadi Nurmawan Anggota DPRD Sidoarjo saat menjadi Narasumber dalam Acara pendidikan politik bagi pemilih pemula di Aula Kecamatan Sukodono.

BERITABANGSA.ID, SIDOARJO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) gencar sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula.

Bertempat di Aula Kecamatan Sukodono, sosialisasi menyasar para pelajar serta perwakilan dari IPNU dan IPPNU se kecamatan setempat dengan tema “peningkatan partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa”, Rabu (30/7/2025.

Dalam paparannya, Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sidoarjo (KPU Sidoarjo) Divisi Teknis Penyelenggaraan, Haidar Munjid, mengatakan Pemilu adalah salah satu instrumen utama demokrasi, hak memilih dan dipilih merupakan hak asasi yang melekat pada tiap warga negara.

“Jadi semua warga negara mempunyai hak memilih dan dipilih, termasuk semua adik-adik yang ikut dalam acara ini,” kata Haidar.

Selain itu, Haidar juga berpesan kepada peserta yang datang agar teliti dan turut serta andil dalam mendukung calon yang berkontestasi dan meminta untuk menghindari money politic.

“Karena money politic merupakan pintu masuk bagi terjadinya penyelewengan kekuasaan oleh pejabat terpilih yang dikarenakan ongkos politik menjadi sangat mahal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Baksesbangpol Sidoarjo, Fredik Suharto, menyampaikan apresiasi kepada peserta yang hadir walaupun punya kesibukan masing-masing, tetapi hadir kesini untuk mengikuti pendidikan politik.

Fredik menyampaikan perjalanan republik bisa berubah karena anak-anak muda dimana pada waktu 10-20 tahun ke depan akan menjadi orang dewasa dengan kiprah masing-masing.

“Ketika nanti sudah memiliki hak memilih maka wajib untuk mengetahui calon yang berkompetisi, dan jangan salah pilih serta harus menghindari sikap apolitis, karena satu suara adik-adik sangat menentukan masa depan pembangunan suatu daerah,” cetus mantan Camat Waru itu.

Hal senada juga disampaikan Anggota DPRD kabupaten, Sullamul Hadi Nurmawan, narasumber.
Dia menyampaikan, di Indonesia politik itu wajib sesuai sistem demokrasi yang dianut. Tidak ada alasan ketika pemilihan tidak memilih maka situasi itu harus dilewati untuk membangun wilayah politik.

“Ketika pemilihan umum dilaksanakan, nasib dari pemuda- pemudi dipertaruhkan, maka pilihlah yang terbaik dari calon yang ada jangan apatis,” tegasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60