Pemerintahan

Meneguhkan Semangat Kebangsaan, Mojokerto Gaungkan 4 Pilar, Wujudkan Indonesia Emas 2045

12
×

Meneguhkan Semangat Kebangsaan, Mojokerto Gaungkan 4 Pilar, Wujudkan Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini
Pilar
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, saat memberikan sambutan, menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan adalah fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045.

BERITABANGSA.ID, MOJOKERTO – Semangat menjaga keutuhan dan jati diri bangsa kembali digaungkan dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan yang digelar di Pendapa Graha Maja Tama (GMT), Mojokerto, Sabtu (26/7/2025).

Kegiatan ini diinisiasi oleh anggota DPD/MPR RI periode 2024–2029, Doktor lia Istifhama, dengan mengusung tema “Perkuat Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Empat pilar kebangsaan yang disosialisasikan mencakup Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, budayawan, akademisi, mahasiswa, hingga para pegiat kebangsaan.

Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra (Gus Bupati), menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan itu. Ia menyebut sosialisasi ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan ruang edukatif yang sangat penting di tengah dinamika sosial dan tantangan zaman.

“Kegiatan ini mengingatkan kita semua, baik aparat pemerintahan maupun masyarakat, akan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai dasar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Gus Bupati.

Menurutnya, keempat pilar tersebut merupakan fondasi kokoh yang membuat bangsa Indonesia tetap utuh menghadapi berbagai dinamika sejarah. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Banyak negara masih berjuang membangun fondasi bangsanya. Kita sudah memiliki dasar yang kuat sejak awal kemerdekaan. Maka tugas kita hari ini adalah menjaganya,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Gus Bupati menekankan bahwa mencintai tanah air bukan hanya slogan semata, melainkan tanggung jawab moral dan warisan para pendiri bangsa.

“Cinta tanah air adalah bentuk kesadaran historis dan spiritual kita. Kita harus mencintai negeri ini sepenuh hati karena inilah rumah besar kita bersama,” tutupnya.

Sementara itu, Lia Istifhama menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari mandat konstitusional anggota MPR RI untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

“Empat pilar kebangsaan ini bukan sekadar teori, tapi harus menjadi kesadaran dan karakter dalam kehidupan sehari-hari. Inilah fondasi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” terang Lia.

Kegiatan berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Banyak peserta menyampaikan harapan agar sosialisasi semacam ini digelar secara rutin, khususnya menyasar generasi muda yang lebih rentan terpapar disinformasi dan pengaruh negatif budaya luar.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60