BERITABANGSA.ID, LUMAJANG — Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir dan bekerja di tengah masyarakat melalui program unggulan Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setor Madu) yang kali kedua digelar, di Kecamatan Ranuyoso, Selasa (22/7/2025).
Dipimpin Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), pejabat lain mengikuti antara lain, Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha), Sekretaris Daerah, dan sejumlah OPD terkait.
Dalam kegiatan maraton ini menyasar berbagai lapisan masyarakat dan sektor strategis, dari lingkungan, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan sosial.
Setor Madu dibuka dengan apel pagi di halaman Kantor Kecamatan Ranuyoso, yang dipimpin langsung oleh Bupati.
Apel diikuti oleh staf kecamatan, pendamping PKH dan PLD, serta jajaran OPD yang membuka pelayanan langsung di lokasi.
Kepala desa tidak dilibatkan dalam apel untuk menegaskan pendekatan struktural pemerintah daerah dalam kegiatan ini.
Menurut Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang, Mustaqim, lokasi pertama yang dikunjungi adalah daerh wisata Randu Pinus, di belakang Kantor Kecamatan.
Kata Mustaqim, di hadapan kelompok lansia PWRI dan Pokdarwis, Bunda Indah menanam pohon secara simbolis dalam aksi penghijauan yang dipimpin oleh DLH.
“Aksi ini menjadi pesan penting bahwa pariwisata dan lingkungan harus berjalan beriringan dan berkelanjutan,” ujar Gus Taqim, panggilan akrab Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang ini, Kamis (23/7/2025).
Rangkaian kegiatan Setor Madu kali ini, kata Gus Taqim, mencakup pemberian bantuan pangan kepada ribuan warga dari enam desa; Desa Jenggrong: 150 dari 434 penerima, Desa Sumberpetung: 150 dari 453 penerima, Desa Tegalbangsri: 150 dari 189 penerima, Desa Ranubedali: 150 dari 476 penerima, Desa Ranuyoso: 150 dari 496 penerima dan Desa Penawungan: 150 dari 367 penerima.
“Kegiatan berlangsung langsung di balai desa masing-masing, mempercepat distribusi dan memberi ruang dialog antara pemimpin dan warga,” bebernya.
Di SMP Satu Atap Jenggrong, selain pemberian bantuan pangan, dilakukan pula skrining kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat.
“Di lokasi yang sama, 28 pasang sepatu diberikan kepada siswa kurang mampu, 20 siswa SDN 01 Jenggrong dan 8 siswa SMP Satu Atap,” paparnya.
Kata Gus Taqim, kepedulian terhadap lansia juga tak luput dari perhatian. Bantuan permakanan antar langsung ke rumah diberikan kepada Bu Sukar, warga Dusun Gunung Rindang, Ranu Bedali dan Bu Supina, warga Dusun Wringinan, Desa Ranu Bedali.
Sedangkan di Rumah Bu Tima, warga RT 25 RW 03, Gunung Cilik, Desa Sumberpetung, menurut Gus Taqim, Bupati dan Wabup meninjau Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) yang diikuti 20 KPM Program Keluarga Harapan.
Tak sekadar meninjau, mereka juga berdialog, menggelar kuis seputar materi pengasuhan anak, dan memberi hadiah langsung kepada peserta yang menjawab benar.
Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Balai Desa Ranu Bedali, tempat digelarnya pameran hasil pelatihan kerajinan kertas estetik dari pelepah pisang, hasil pemberdayaan KPM oleh Kemensos. Sebanyak 20 peserta menunjukkan kreativitas mereka dalam mendaur ulang bahan alam menjadi karya bernilai ekonomis.
Setor Madu ditutup dengan peninjauan sumur bor di Desa Penawungan, hasil pengeboran 2024 yang akan diuji coba. Tahun 2025, DPKP menargetkan pembangunan sarana pendukung dan perpipaan untuk mengoptimalkan manfaat air bersih bagi masyarakat.
Melalui Setor Madu, Pemkab Lumajang menegaskan bahwa pelayanan publik tidak harus selalu berlangsung di balik meja. Dengan turun langsung ke desa, Bupati, Wabup, dan Sekda menjawab kebutuhan nyata warga, mempercepat solusi, dan membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
“Kami tidak ingin hanya hadir saat warga mengeluh, tapi justru datang untuk mendengar sebelum masalah membesar. Setor Madu ini bukti kami bekerja untuk rakyat, bukan sekadar di kantor,” tegas Bunda Indah.
Setor Madu bukan hanya program, melainkan cerminan dari model kepemimpinan yang turun tangan, menyatu dengan masyarakat, dan berorientasi pada hasil nyata.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















