Daerah

Apotek dan Poliklinik Terintegrasi KDMP, Ini Penjelasan Dinkop UM Malang

17
×

Apotek dan Poliklinik Terintegrasi KDMP, Ini Penjelasan Dinkop UM Malang

Sebarkan artikel ini
KDMP
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang Tito Fibrianto

BERITABANGSA.ID, MALANG – Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Malang diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan layanan kesehatan dasar masyarakat desa. Melalui skema pengelolaan apotek dan poliklinik yang terintegrasi dalam koperasi, pemerintah optimistis manfaatnya akan langsung dirasakan warga.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop-UM) Kabupaten Malang, Tito Fibrianto, menyebut penyediaan layanan kesehatan menjadi salah satu fokus utama pengembangan Kopdes Merah Putih.

“Ini nanti bertahap. Karena ada perizinan khusus dari Kementerian Kesehatan. Namun jika berjalan, manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat,” terangnya, Rabu (23/7/2025).

Tito menambahkan, layanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari tujuh mandatori sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Selain sektor kesehatan, koperasi desa juga akan bergerak di bidang pangan, energi (elpiji dan BBM), pupuk, perdagangan desa, keuangan mikro, serta pendidikan dan pelatihan desa.

Meski demikian, pengembangan koperasi masih berada pada tahap awal. Dari 390 Kopdes Merah Putih yang telah diluncurkan di Kabupaten Malang, skema pendanaan dan jaminan operasional masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

“Mungkin nanti melalui bank Himbara atau skema jaminan lainnya. Saat ini masih menggunakan LPJB, dan itu pun baru tahap awal,” jelas Tito.

Dinkop-UM telah menyiapkan sosialisasi dan bimbingan teknis bagi pengurus koperasi setelah perubahan anggaran keuangan (PAK) disetujui.

Tito menegaskan keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif warga desa.

“Koperasi itu dari anggota dan untuk anggota. Kebersamaan satu desa sangat diperlukan untuk membangun koperasi yang kuat,” tandasnya.

Pemerintah sendiri mendorong percepatan Kopdes Merah Putih dengan dukungan pendanaan APBN, APBD, dan APBDes. Model bisnis koperasi dirancang holistik untuk mendorong ekonomi kerakyatan, termasuk revitalisasi koperasi desa yang sudah lama tidak aktif.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60