Terkini

BKKBN Jatim Gandeng Media Perkuat Kampanye Ayah Peduli Pendidikan Anak

15
×

BKKBN Jatim Gandeng Media Perkuat Kampanye Ayah Peduli Pendidikan Anak

Sebarkan artikel ini
Ayah

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Kependudukan Sedunia dan mendukung kampanye nasional Gerakan Ayah Mengantar ke Sekolah, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN bersama Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menggelar forum “Jagong Santai Bersama Rekan Media” di Surabaya, Minggu, (13/7/2025).

Forum ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Kementerian BKKBN, Prof. Budi Setiyono, bersama Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dra. Maria Ernawati, serta sejumlah pejabat internal lainnya.

Diskusi dipandu oleh akademisi dari Universitas Airlangga, Dr. Pulung Siswantara, dan melibatkan para jurnalis dari berbagai media yang menjadi mitra strategis dalam mendiseminasikan program Bangga Kencana.

Dalam forum yang berlangsung dinamis tersebut, sejumlah isu penting dibahas secara mendalam, mulai dari pelayanan program Keluarga Berencana (KB), ketimpangan informasi layanan kesehatan reproduksi, hingga tantangan budaya patriarki yang masih memengaruhi keterlibatan laki-laki dalam urusan domestik.

Menjawab pertanyaan media tentang transformasi pelayanan KB, perwakilan BKKBN Jatim menyampaikan bahwa saat ini tengah disiapkan platform digital terpadu.

Sistem ini akan mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi terkait alat kontrasepsi, layanan kesehatan, serta rujukan medis, sehingga diharapkan mampu mengatasi disinformasi dan mempercepat layanan di wilayah dengan keterbatasan akses.

Forum ini juga menyinggung pengaruh budaya patriarki dalam kehidupan keluarga.

Prof. Budi Setiyono menegaskan bahwa nilai-nilai patriarki merupakan warisan masa agraris yang seharusnya mulai direvisi seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan sosial.

Salah satu langkah strategis dalam mengikis dominasi budaya patriarkal adalah melalui kampanye Gerakan Ayah Mengantar ke Sekolah.

Prof. Budi menekankan bahwa kehadiran figur ayah di hari pertama sekolah anak memiliki nilai emosional dan psikologis yang signifikan.

Ia menjelaskan bahwa saat seorang ayah hadir dan mendampingi anak di sekolah, hal ini memberi pesan bahwa anak tidak sendiri, ada sosok pelindung yang mendukung langkah mereka.

Dukungan ini berdampak besar pada motivasi dan kepercayaan diri anak dalam menempuh proses pendidikan.

Prof. Budi juga menegaskan bahwa gerakan ini tidak terbatas pada kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) saja.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60