“Apa yang kami lakukan semoga bisa membawa kemanfaatan bagi umat, masyarakat, nusa bangsa dan juga dunia,” kata Khofifah. “Karena kalau kita bicara Muslimat NU, pengurus cabang kita telah tersebar di berbagai negara di dunia,” pungkasnya.
Sebagai informasi, The Muslim 500 adalah ajang penghargaan dan nominasi dua tahunan bagi tokoh muslim berpengaruh di seluruh dunia. Ajang ini dimulai pada 2009 oleh The Royal Islamic Strategic Studies Centre (MABDA) yang merupakan lembaga penelitian independen.
Lembaga ini berafiliasi dengan Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thougt yang berkantor di Amman, Yordania.
Setiap nominasi yang masuk, dievaluasi berdasarkan pengaruh yang dimiliki umat Islam tertentu dalam komunitas muslim dan pengaruh yang mereka berikan untuk menguntungkan komunitas tersebut.
Pemeringkatan secara urut dilakukan di kategori 50 besar, sedangkan 450 nama lainnya tidak diperingkat secara numerik melainkan dikelompokkan berdasar kiprahnya di berbagai bidang.
Diantaranya, Honorable Mentions, Arts & Culture, Administration of Religious Affairs, Political, Preachers & Spiritual Guides, Scholarly, Business, Media, Science & Technology, Philanthropy, serta Charity & Development.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















