Pada 2021, Khofifah telah masuk dalam The World’s 500 Most Influential Muslim, lalu juga masuk . Lalu Khofifah juga pada 2023.
Atas capaian ini, Khofifah menyampaikan terima kasihnya kepada The Muslim 500 yang konsisten memberi apresiasi pada jejak kiprah para tokoh Islam di seluruh dunia atas perannya dalam membangun peradaban.
“Bahwa The Muslim konsisten dalam memotret kerja kerja dan kiprah para tokoh muslim di berbagai belahan dunia atas perannya di banyak bidang. Hal ini semakin menunjukkan bahwa peran muslim di dunia sangat besar dalam membangun peradaban,” tegas Khofifah.
Terutama karena The Muslim 500 tidak hanya memotret untuk kategori politisi saja, tapi juga kiprah tokoh muslim di bidang akademik, bisnis, sains dan teknologi, sosial, dan banyak lagi.
Pihaknya pun menegaskan pengabdiannya selama ini tak lain dilakukan untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. Dia berupaya maksimal di setiap tempatnya mengabdi.
“Saat kami diamanahi sebagai Menteri Sosial, kami menutup sebanyak 68 lokalisasi. Dan itu dilakukan di banyak provinsi. Dengan kami menawarkan alih profesi yang lebih baik bagi mereka yang terdampak,” tegas Khofifah.
Pun begitu saat ia menjabat sebagai Gubernur Jatim periode 2019-2024. Khofifah berhasil menurunkan kemiskinan ekstrem secara signifikan. Dari angka 4,4 persen dan berhasil diturunkan hingga tersisa 0,66 persen.
Sedangkan dalam perannya sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU, ia aktif dalam menyebarkan syiar Islam Rahmatan Lil Alamin dengan memberikan penguatan lahir dan batin bagi kaum ibu di Indonesia. Kegiatannya pun banyak menyasar penguatan ekonomi, sosial dan spiritual kaum ibu Muslimat NU.


















