Essay

Cengkraman Beban Kerja Akademik terhadap Kesehatan Mental Dosen: Tantangan Hadapi Gen Z di Institusi Pendidikan Tinggi Indonesia

195
×

Cengkraman Beban Kerja Akademik terhadap Kesehatan Mental Dosen: Tantangan Hadapi Gen Z di Institusi Pendidikan Tinggi Indonesia

Sebarkan artikel ini
Kesehatan Mental

Dosen Pilar Penting Pengajaran dan Pendidikan Tinggi

 

Generasi Z dikenal sebagai generasi digital-native yang sangat familiar dengan teknologi, media sosial, dan sumber informasi yang cepat. Mereka memiliki preferensi belajar yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, termasuk kecenderungan untuk belajar secara mandiri, menggunakan perangkat digital, menginginkan umpan balik cepat serta hasil instan, dibalik segala keistimewaan yang dimilikinya, Gen Z juga menghadapi tekanan mental yang lebih tinggi, seperti kecemasan, stres, gangguan kesehatan mental yang meningkat akibat paparan teknologi dan lingkungan sosial yang kompetitif.

Hal ini menciptakan tantangan sekaligus tambahan ‘pekerjaan baru’ bagi dosen yang harus menyesuaikan gaya pengajaran Gen Z dengan segala dinamika kehidupan mereka. Beban kerja dosen, terutama dalam menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan Gen Z, dapat berdampak signifikan bagi usaha dosen dalam melakukan pengajaran yang efektif, tentu urusan ideal dosen sebagai pilar penting pengajaran pada instansi pendidikan tinggi ini membutuhkan biaya, energi, perhatian, fokus, waktu dan upaya berkala dalam merancang materi perkuliahan yang menarik, interaktif, relevan bagi kebutuhan generasi ini. Tanpa dukungan internal-eksternal dan perlindungan yang memadai, dosen dapat mengalami kelelahan, stres, burnout, yang berdampak besar pada dedikasi, kontribusi dan kinerja akademis mereka.

 

 

Daftar Pustaka

  • Jones, P. , S. L. , & B. R. (2021). “Workload and Mental Health Among University Faculty: A Comparative Study. International Journal of Environmental Research and Public Health.
  • Kementerian Pendidikan, K. R. dan T. (2023). “Laporan Pendidikan Tinggi: Literasi Digital di Kalangan Mahasiswa Indonesia.
  • Mosca, J. C. K. and S. P. (2019). The Effectiveness of Video-Based Learning in Higher Education: A Study of Student Preferences. Journal of Education and Practice, 123–131.
  • The World Bank. (2023). New Literacy Data Shines a Spotlight on the Learning Crisis.
  • UNESCO. (2022). “Global Education Monitoring Report 2022: Inequality and Education.
  • UNICEF. (2022). Education Statistics.
  • Weber, M. (1978). Economy and Society: An Outline of Interpretive Sociology (G. Roth & C. Wittich, Eds.; Vol. 2). University of California Press.
  • WHO. (2020). Mental Health Action Plan 2013–2030.
  • World Literacy Foundation. (2023). World Literacy Foundation.

 

(*) Penulis adalah Dosen Fakultas Hukum Universitas Negeri Surabaya

  •  Tulisan esai ini sepenuhnya tanggung jawab penulis dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi beritabangsa.id

 

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60