BERITABANGSA.ID, MALANG – Bupati Malang HM Sanusi, sedang getol merancang program orangtua asuh bagi generasi emas Malang.
Demikian diungkap dalam workshop kurikulum merdeka menjelang HUT ke-79 PGRI dan Hari Guru Nasional, di gedung PGRI setempat di Jalan Raya Karangpandan nomor 21, Kecamatan Pakisaji, Rabu (7/8/2024).
Bupati Malang HM Sanusi, didampingi Suwadji, berharap workshop ini dapat ditemukan langkah terobosan dan inovasi, penerapan kurikulum merdeka.
HM Sanusi, pun mengaku sedang merumuskan rencana Kabupaten Malang menjalankan program orang tua asuh.
“Saya sedang mencarikan biaya bagi anak asuh. Prinsip misi besar adalah kualitas belajar anak asuh betul – betul terarah dan cerdas,” terangnya.
Bupati Sanusi mengatakan ada tiga anak dari Malang yang memiliki prestasi di bidang sepak bola, akan berangkat sekolah di luar negeri.
“Dapat prestasi sepak bola dari Swedia, tiga anak yang berasal dari Kecamatan Pakisaji, Dau dan Tumpang dikirim ke Swedia selama tiga bulan untuk mengikuti training sepak bola usia 12 tahun dan 14 tahun,” terang Sanusi.
Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidik menjadi guru profesional yang berkompeten di Kabupaten Malang.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Malang Dwi Sucipto menyampaikan workshop ini diikuti puluhan ribu guru TK, PAUD, SD SMP dan SMU se-Kabupaten Malang.
“Selain workshop soal transformasi pembelajaran di kurikulum merdeka, akan digelar jalan sehat dengan peserta 20 ribu peserta keluarga besar PGRI Kabupaten Malang,” ujarnya.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















