Menurut Dr Adhy Karyono, Sekdaprov Jatim, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh masyarakat Desa Jati Duwur, yang dimotori oleh generasi mudanya melestarikan budaya tradisi Jawa Timur, melalui penyelenggaraan Ki Purwa Heritage Festival 2024 dengan mengangkat tema, “dengan semangat seni tradisional mengikis perilaku gadget pada generasi muda, dan melestarikan budaya warisan leluhur yang adiluhung demi terciptanya destinasi wisata di desa dan mendongkrak ekonomi desa, terutama Jawa Timur.
“Kita tahu bahwa generasi muda memiliki peranan sangat penting dalam proses pembangunan bangsa. Generasi muda merupakan manifestasi dari energi sekaligus motor penggerak pembangunan sebagai perwujudan fungsi, peran, karakteristik dan kedudukannya yang strategis,” ujar Adhy Karyono.
Menurutnya, pemuda adalah kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan dalam laju pembangunan nasional.
Energi generasi muda di negeri ini merupakan modal yang sangat berharga dalam akselerasi pembangunan nasional.
“Namun tentu potensi besar itu perlu dididik, dibina dan diarahkan agar menghasilkan kontribusi positif kemajuan bangsa.
Selain perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan di bidang Iptek mereka juga perlu dibekali kemapanan karakter serta jati diri sebagai bangsa yang besar yakni Indonesia.
“Karakter bangsa itu dapat dibangun dan digali dari nilai-nilai luhur budaya dan kearifan lokal di daerah masing-masing. Salah satunya, tercermin melalui seni budaya warisan leluhur yaitu seni wayang topeng Jati Duwur di Jombang ini,” tegasnya.
Pendekatan budaya dan kearifan lokal itu sangat dibutuhkan untuk memperkuat pondasi bangsa, membangun nasionalisme.
“Nah, seni wayang topeng Jati Duwur ini merupakan karya adiluhung dari Jawa Timur, yang telah diwariskan ke sekian generasi. Dan jadi jembatan untuk mempelajari nilai-nilai luhur nenek moyang,” tegasnya.
“Sebuah karya seni budaya tradisi mampu bertahan selama ratusan tahun melawan perubahan zaman. Namun seni wayang topeng Jati Duwur telah memberi karya adiluhung dan mampu tetap eksis dan terus diterima ke semua generasi,” imbuhnya.


















