Terkini

100 Tumpeng dan Kirab Warnai Malam Tahun Baru Islam di Masjid As-Sa’adah

168
×

100 Tumpeng dan Kirab Warnai Malam Tahun Baru Islam di Masjid As-Sa’adah

Sebarkan artikel ini
Tahun Baru Islam
Saat acara selawatan usai melakukan kirab keliling kampung

Namun demikian, lanjut Nurkholis, tujuan utama acara ini adalah mengajak masyarakat dari semua elemen untuk berdoa setahun ke depan agar mendapatkan keselamatan kesejahteraan dan senantiasa hidup dalam kerukunan.

“Harapan kita semoga tahun ini lebih baik daripada tahun sebelumnya,” tuturnya.

Ia menambahkan, berbagai inovasi dan kreasi dilakukan untuk menarik minat masyarakat dalam menyambut tahun baru Islam.

“Rangkaian kegiatan ini kita kemas dengan memadukan antara seni dan budaya yang ada di Keputih, di samping merangkul anak-anak pesilat, juga ada “uji-ujian” (hadiah yang digantung dan boleh diambil setelah ada komando dari panitia, red), kemudian ada juga kembang api,” tambah Nurkholis.

Saat jemaah dan pengurus masjid mau melakukan kirab

Ia menyebut, 100 tumpeng merupakan gambaran dari angka sempurna, yang bisa diperlambangkan dengan wujud Allah yang maha ghaib dan perwujudan tauladan dari Baginda Rasulullah Muhammad SAW dengan harapan Allah melimpahkan rahmatnya melalui Rasulullah yaitu mendapatkan syafaat.

“Dengan demikian kami berharap masyarakat Keputih menjadi Baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur, dunia akhirat,” tutupnya.

Di akhir, Nurkholis menyampaikan, peringatan tahun baru Islam ini bukan hanya sebuah acara seremonial, tetapi juga sebuah ajakan untuk meningkatkan spiritualitas dan harmoni sosial dalam masyarakat.

Dengan merangkul berbagai aspek kehidupan lokal dan spiritualitas Islam, Masjid Jamik As-Sa’adah membangun sebuah acara yang bermakna bagi jemaah dan seluruh komunitas Keputih.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60