Terkini

Turangga FC Lumajang Sparing Partner di Senduro

97
×

Turangga FC Lumajang Sparing Partner di Senduro

Sebarkan artikel ini
Turangga

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Kualitas permainan dan pemain Turangga Football Club Lumajang, dipacu. Caranya, melakukan laga uji coba tanding ke kandang Senduro Football Club (FCl Minggu (15/6/2024).

Menurut pelatih Turangga FC, Kasian, mengatakan para pemainnya harus lebih sering diajak sparring partner.

“Manfaat sparring partner dapat membentuk mental atlet menjadi lebih baik, di samping itu juga dapat meningkatkan teknik permainan atlet, karena iklim pada saat pertandingan dapat memacu semangat atlet untuk memenangkan pertandingan,” katanya.

Diungkapkan Kasian, kepercayaan diri dari pemain merupakan salah satu sifat kepribadian seseorang yang merupakan gabungan pikiran dan perasaan.

“Kepercayaan diri merupakan sikap yang positif dari diri sendiri terhadap konsep diri seseorang,” paparnya lagi.

Kepercayaan diri, diulas oleh pelatih KU 10 ini, dapat dibedakan menjadi 3, yang pertama yaitu over confidence, artinya adalah rasa percaya diri yang berlebihan dari atlet.

“Segi negatif yang biasa ditimbulkan oleh over confiedence pada suatu pertandingan adalah sering menganggap enteng lawan atau muncul rasa sombong dan menganggap lawan lebih rendah dari dirinya,” ucapnya.

Karena apabila mengalami kekalahan, kata Kasian, atlet tersebut kurang siap mental untuk menerima kekalahan dapat berakibat frustrasi. Namun ada sisi positifnya, yaitu pada suatu pertandingan adalah ketegangan dan rasa cemas menghadapi lawan tidak muncul.

“Kedua yaitu lack of confidence, artinya rasa kurang percaya diri, yang merupakan tumpuan yang lemah untuk dapat mencapai prestasi tinggi,” tambahnya.

Kurang percaya diri berarti atlet meragukan kemampuannya, dikatakan Kasian, akibatnya timbul rasa tegang, cemas dan takut menghadapi lawan. Kegagalan-kegagalan yang sering dialami atlet yang kurang percaya diri, akan mudah menimbulkan rasa putus asa dan apabila dituntut mencapai prestasi yang lebih tinggi namun tidak berhasil akan dapat menimbulkan frustrasi.

“Yang ketiga adalah full confidence, artinya rasa penuh percaya diri. Sifat ini perlu ditanamkan pada atlet, karena rasa penuh percaya diri yang dimiliki seorang atlet sebagai modal utama untuk menghadapi pertandingan. Rasa penuh percaya diri timbul karena didasari atas kemampuan yang dimiliki atlet dan hal ini disadari oleh atlet tersebut,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *