Pemerintahan

Angka Stunting di Kabupaten Lumajang Turun, Wakil Rakyat Beri Apresiasi

67
×

Angka Stunting di Kabupaten Lumajang Turun, Wakil Rakyat Beri Apresiasi

Sebarkan artikel ini
wakil rakyat

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Penurunan angka stunting di Kabupaten Lumajang, diapresiasi oleh wakil rakyat asal Dapil Kecamatan Senduro, Lumajang, Supratman.

Menurutnya, pada Februari 2024, tercatat penurunan angka stunting di Kabupaten Lumajang, dari 5,3 persen menjadi 4,9 persen atau setara 2.979 anak.

Hal ini menunjukkan penurunan angka signifikan pada kasus stunting.

“Pada bulan timbang lalu, jumlah kasus stunting di Kabupaten Lumajang turun, menjadi 4,9 persen, yang sebelumnya 5,3 persen,” kata Supratman, Selasa (21/5/2024).

Politisi PDIP ini mengatakan, ini adalah hal yang baik, meski belum bisa menggambarkan kondisi sesungguhnya, karena belum semua balita hadir di Posyandu untuk diperiksa.

“Kami juga berkomitmen bersama pemerintah untuk terus fokus pada penurunan angka stunting di Kabupaten Lumajang, namun hal itu diperlukan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak,” ungkapnya.

Yang jelas, menurut Supratman, pihak Pemkab Lumajang, tidak mungkin bekerja sendirian, tetapi butuh kolaborasi dan dukungan dari semua pihak.

“Dalam rangka percepatan penurunan stunting, pentingnya dukungan dari semua stakeholder, termasuk akademisi, lembaga swadaya masyarakat, sektor swasta, dan mitra pembangunan,” tambahnya.

Tetapi dikatakan Supratman, ada salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah tingginya angka perkawinan usia kurang dari 20 tahun, yang menjadi faktor penyebab utama stunting.

Dia juga meminta kolaborasi dari semua pihak, termasuk pemuka agama, untuk mengoptimalkan upaya pencegahan perkawinan anak.

“Kita harus kolaborasi dan bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk penanganan stunting ini, terutama bagaimana kita bisa menurunkan angka pernikahan dini,” bebernya.

Dengan demikian, Pemkab Lumajang, dapat memperkuat komitmennya dalam mengatasi masalah stunting dengan melibatkan semua pihak terkait.

Kolaborasi yang kuat diharapkan mampu memberi dampak signifikan dalam penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Kabupaten Lumajang.

Berdasarkan data e-PPGBM, angka stunting di Kabupaten Lumajang menurun secara konsisten.

Pada 2020, angka stunting mencapai 10,63 persen, kemudian turun menjadi 6,6 persen di 2021, 6,3 persen di 2022, dan mencapai 5,3 persen di 2023.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *