Terkini

Wow..Perempuan Labuan Bajo Ini Bisa Rasakan Digigit Komodo Liar

1027
×

Wow..Perempuan Labuan Bajo Ini Bisa Rasakan Digigit Komodo Liar

Sebarkan artikel ini
Komodo
(Dok. Humas Basarnas Maumere & POS SAR Labuan Bajo)

BERITABANGSA.ID, LABUAN BAJO – Romansyah (39), warga Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi korban gigitan hewan Komodo, Selasa (2/4/2024).

Tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Pos SAR Labuan Bajo melakukan evakuasi terhadap korban.

Scroll untuk melihat berita

Amukan spesies kadal terbesar dan tertinggi di dunia ini yang hanya hidup di Flores, NTT, itu menyebabkan lengan dan kaki korban luka.

Demikian keterangan Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan selaku SMC (Sar Mission Coordinator), mengutip mediasintt.com.

Supriyanto,mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban mencari madu di sekitar daerah Loh Ginggo Pulau Rinca.

“Kami menerima informasi kejadian tersebut dari Staf Polair Labuan Bajo pada pukul 17.25 Wita dan kami langsung mengerakan tim SAR Gabungan menuju lokasi kejadian,” kata Supriyanto.

Ia mengatakan tim SAR turun ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi SAR dengan menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat yang dilengkapi dengan Emergency Kit dan Tandu.

Menurut Supriyanto Ridwan korban gigitan Komodo bernama Romansyah (39) merupakan warga Pulau Komodo menjadi korban gigitan hewan Komodo saat mencari madu di sekitar daerah Loh Ginggo Pulau Rinca sekitar Pukul 15.00 Wita.

Supriyanto, menegaskan tim SAR tiba di lokasi kejadian pada pukul 19.00 WITa dan langsung melakukan evakuasi terhadap korban yang sudah dalam kondisi lemas dan terdapat luka-luka akibat gigitan Komodo.

Korban mengalami luka gigitan Komodo pada bagian lengan dan kaki.

Supriyanto, menegaskan tim SAR langsung membawa korban gigitan hewan Komodo menuju Labuan Bajo untuk menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Siloam

“Tepat pukul 20.25 WITA, Tim SAR gabungan tiba di pelabuhan KSOP Labuan Bajo dan korban dibawa ke RS Siloam diangkut ambulans guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” kata Supriyanto.

Adapun unsur Tim SAR Gabungan pada operasi tersebut diantaranya Rescuer Pos SAR Manggarai Barat, Lanal, Polair, KP2L, KSOP, Babin Kamtibnas, RS Siloam dan masyarakat pulau Rinca, Labuan Bajo.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *