Ekonomi dan Bisnis

Wara Wiri Kopi: Tak Sekadar Kopi, Tapi Gerakan Ekonomi

965
×

Wara Wiri Kopi: Tak Sekadar Kopi, Tapi Gerakan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Wara Wiri kopi
Firhando Gumelar (rompi cokelat) saat hadir di acara bakti sosial dengan anak berkebutuhan khusus di Surabaya

BERITABANGSA.ID, SURABAYA– Minuman seduhan kopi kini bukan sekadar minuman. Tapi bagi warga Surabaya, kopi sudah menjadi budaya dan gaya hidup.

Untuk menjawab itu, Wara Wiri Kopi (Warkop) ini adalah kedai kopi keliling yang menawarkan pengalaman minum kopi khas nusantara dari gerobak kecil.

Scroll untuk melihat berita

“Wara wiri kopi disingkat Warkop. Di Surabaya kan banyak kedai kopi pasif. Nah saya ingin hadirkan ciri khas minuman kopi se nusantara dengan gerobak kecil, mobile atau keliling Surabaya,” ujar Firhando Gumelar, Sabtu (23/3/2024).

Gumelar menuturkan proyeksi Warkop adalah 51 gerobak tersebar di seluruh Surabaya di tiap kecamatan.

Saat ini masih tersedia 21 gerobak siap edar namun diselingi elektrik bike, dan setengah ontel. Kita akan hadirkan pada 5 April 2024 besok.

Menurutnya, Wara Wiri Kopi akan bisa ditemui di seluruh sudut Kota Surabaya, mulai dari taman, area perkantoran, hingga tempat wisata.

Konsepnya unik dan fleksibel, Warkop Keliling ini memberi kemudahan pecinta kopi untuk menikmati kopi berkualitas di mana saja dan kapan saja.

Buka Lapangan Pekerjaan

Tak hanya mengenalkan kopi dari biji kopi nusantara, usahanya itu memberi lapangan pekerjaan baru.

“Tujuan buat Wara Wiri Kopi ini membantu ekonomi masyarakat Kota Surabaya dan menekan pengangguran. Di sana ada 51 anak muda, yang kebetulan diketuai Cak Ning Surabaya Mas Reza,” paparnya.

Di sini Wara Wiri juga menggandeng Cak Ning Surabaya untuk mengenalkan produk besutan Firhando Gumelar ini.

Selain menggandeng Cak dan Ning Surabaya. Dia juga berencana menggandeng para penderita disabilitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *