Terkini

Ketua MUI : Pemilu 2024 dan Demokrasi Indonesia Telah Berjalan Baik

795
×

Ketua MUI : Pemilu 2024 dan Demokrasi Indonesia Telah Berjalan Baik

Sebarkan artikel ini
Ketua MUI
KH Anwar Iskandar, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – KH Anwar Iskandar, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus pengasuh PP Al Amin Kediri, ini, menegaskan bahwa Pemilu 2024 sebagai sarana demokrasi Indonesia berdasar Pancasila telah berjalan baik.

Pasca Pemilu 2024 ini masyarakat lantas diajak untuk segera berkonsentrasi beribadah dan bersatu kembali dalam bingkai negara kesatuan republik Indonesia, NKRI.

Scroll untuk melihat berita

Apalagi pasca Pemilu 2024, sudah datang bulan suci Ramadan 1445 H, bulan penuh barokah dan ampunan sehingga saatnya fokus beribadah.

“Sedangkan para kiai, ustaz, ulama, tokoh masyarakat, politisi dan semua masyarakat kembali bersatu. Untuk kemudian mengutamakan kepentingan lebih besar, yakni masyarakat yang damai, dan diridhai oleh Allah SWT,” ujarnya.

KH Anwar Iskandar dalam tausiyah kebangsaan dalam merajut ukhuwah menyambut Ramadan 1445 H, di Gedung Mahameru Polda Jawa Timur, Sabtu (9/3/2024) malam, mengatakan negara asing banyak memberi pujian kepada Indonesia.

“Karena kita dianggap telah sukses menggelar Pemilu dengan baik. Alhamdulillah, agenda Pemerintah Indonesia dalam membangun demokrasi, yakni Pemilu sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ketua MUI ini menambahkan jika ada ketidak puasan, atau ada hal-hal yang mungkin dianggap tidak sesuai, sudah ada mekanisme Mahkamah Konstitusi, dan jika soal administrasi bisa diteruskan ke Bawaslu, kalau masalah pidana bisa ke Gakkumdu.

“Gunakan itu dengan sebaik-baiknya, lembaga-lembaga yang sudah disediakan itu menyelesaikan sengketa. Namun soal persatuan Indonesia mari kita utamakan,” jelasnya.

Sementara itu Anwar Iskandar, meminta para kiai, ustaz dan ulama di daerah mana saja untuk tidak membuat masyarakat pecah belah.

Tapi sebaliknya harus diajak bersatu, menjalin Ukhuwah Islamiyah, mendinginkan suasana, mengedepankan kepentingan persatuan Indonesia di atas segalanya.

“Kepada mubaligh, dai, pendakwah, ustaz dan kiai kami berharap lakukan dakwah dengan mengajak, merangkul, dan mengayomi,” tutur KH Anwar.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *