Pemerintahan

Gubernur Jatim Khofifah Melantik 2 Pj Kepala Daerah

1139
×

Gubernur Jatim Khofifah Melantik 2 Pj Kepala Daerah

Sebarkan artikel ini
melantik

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, melantik Rudi Arifiyanto dan Nurkholis, masing-masing sebagai Pj Bupati Sampang, dan Pj Wali Kota Probolinggo di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (30/1/2024) malam.

Keduanya dilantik berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 100.2.1.3-75 dan nomor 100.2.1.3-76, tanggal 7 Januari 2024.
Rudi Arifiyanto yang menjabat Sekretaris Deputi Kebijakan Pembangunan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini menggantikan Bupati Sampang periode 2019-2024, Slamet Junaedi, yang habis masa jabatannya.

Sedangkan Nurkholis – Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur- menggantikan Wali Kota Probolinggo periode 2019-2024, Hadi Zainal Abidin yang selesai masa jabatannya.

Di momentum ini, Gubernur Khofifah berpesan agar terus fokus pada empat kluster Reformasi Birokrasi (RB) Berdampak.

Di antaranya, pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, maksimalisasi digital IT, dan menjalankan program aktual dari Presiden.

“Kemiskinan ekstrem di Jatim turun signifikan. Semoga ini jadi pendorong, bagi Sampang untuk menurunkan kemiskinan ekstrem lebih signifikan,” ujarnya.

Sementara di sektor investasi, Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Jatim terus meningkat 5 tahun berturut-turut.

Untuk itu, ia berharap agar kedua wilayah, Sampang dan Kota Probolinggo terus berikhtiar memacu investasi.

“Keinginan para investor untuk masuk ke Sampang sangatlah besar. Saya rasa pengalaman selama di BRIN akan memetakan lebih detail peluang investor masuk Sampang,” terangnya.

Untuk di sektor digital IT, Pemprov Jatim adalah juara terbaik dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) se Indonesia.

Jatim juga jadi pengguna e-katalog Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) belanja daerah terbanyak nasional.

“Artinya, ekosistem sudah terbangun sangat baik. Sehingga bisa dilakukan mentoring kepada daerah untuk hal yang sama,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *