Pemilu

NPHD Pilkada 2024 di Jatim Diteken Rp845 Milliar

192
×

NPHD Pilkada 2024 di Jatim Diteken Rp845 Milliar

Sebarkan artikel ini
NPHD
Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur Choirul Anam dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menandatangani NPHD Di Gedung Grahadi Surabaya

Proses itu kata Anam berlanjut hingga Maret 2023, dan akhirnya bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyepakati nilai anggaran sebesar Rp845 miliar,” beber mantan Anggota KPU Kota Surabaya ini.

Anam melanjutkan, artinya penandatanganan NPHD malam ini menjadi bukti komitmen bersama untuk mengawal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2024.

“Komitmen KPU Jatim menyelenggarakan Pilgub dengan sebaik mungkin. Kami akan senantiasa menggunakan anggaran seefektif, seefisien dan tentu akuntabel, baik dapat dipertanggungjawabkan oleh pemerintah, BPK, Inspektorat, dan sebagainya,” ucapnya.

Senada dengannya, Ketua Bawaslu Jatim, A Warits juga turut berkomitmen menggunakan anggaran dengan baik.

“Ke depan anggaran dari APBD Jatim akan kami gunakan untuk pembiayaan pengawasan Pilkada di Jatim sebaik mungkin,” kata Warits.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya proses pengambilan keputusan dalam pengalokasian anggaran yang harus klir untuk mewujudkan suistainable development.

“Nah suistainability ini butuh payung hukum sebagai referensi untuk bisa membreakdown program tersebut dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sementara APBD pasti melalui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), RAPBD melalui Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) yang harus berinduk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” terang Khofifah.

Sehingga Khofifah berpendapat ada hal yang harus dibangun format secara lebih sistemik untuk dilakukan pendampingan bagi seluruh Pj, mengingat banyak kabupaten/kota di wilayah Jatim yang sudah mengakhiri masa jabatan.

“Forum ini tidak hanya soal teknis, tapi juga hal strategis yang mengingatkan kita semua seluruh kabupaten/kota untuk secara serius memberikan rancang bangun pembangunan strategis jangka panjang,” tutup perempuan asal Surabaya tersebut.

Prosesi penandatanganan dihadiri Forkorpimda Jawa Timur, anggota KPU Miftahur Rozaq, Gogot Cahyo Baskoro, Insan Qoriawan, Rochani, dan Nurul Amalia, Sekretaris Nanik Karsini, dan jajaran staf sekretariat.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60