Daerah

Hati-hati! Dua Nelayan Ini Alami Kecelakaan Laut Akibat Kabut

389
×

Hati-hati! Dua Nelayan Ini Alami Kecelakaan Laut Akibat Kabut

Sebarkan artikel ini
Kabut Laut
Nakhoda kapal Ebith Jeriyan memberikan keterangan atas kecelakaan laut yang dialaminya dalam jumpa pers, sedangkan ABK kapal Agus masih belum fit. (Foto: Guntur Rahmatullah/ Beritabangsa.id)

BERITABANGSA.ID – JEMBER – Dua nelayan asal Kecamatan Puger Kabupaten Jember Jawa Timur mengalami kecelakaan laut akibat kabut sehingga jarak pandang sangat terbatas. Kedua nelayan itu Ebith Jefriyan selaku nakhoda, dan Agus selaku ABK. Keduanya berangkat melaut pada Jumat 06 Oktober 2023.

“Saat kami berangkat itu pada Jumat siang sekira pukul 13:00 WIB itu ombaknya normal aman untuk melaut saat berangkat, sampai di tengah itu cuaca berkabut, jarak pandangnya sangat terbatas sekitar 10 meter saja, tiba-tiba ombak ada di samping saya dan menghantam perahu yang kami tumpangi, kemudian perahu kami terjungkal menabrak karang,” ujar Ebith pada Rabu 11 Oktober 2023.

Saat perahu mereka terbalik, Ebith mengaku berada di bawah perahu, sedangkan Agus berada di atas perahu.

Posisi perahu mereka yang terbalik itu berada di dekat Pulau Nusa Barong.

“Terbaliknya perahu kami itu dekat dengan daratan Pulau Nusa Barong, saat terbalik itu disapu ombak, sementara Agus itu kakinya terkena karang hingga luka, kemudian Agus dengan kondisi kaki terluka berusaha untuk berjalan ke daratan dengan memegang bajunya saya,” lanjutnya.
Ebith mengaku kejadian itu terjadi masih pada hari Jumat, 06 Oktober sore, sekira pukul 15:00 WIB.

Sempat Dikabarkan Hilang

Istri Ebith Jefriyan, bernama Silistyowati melapor ke Satpolairud Polres Jember, karena hingga Sabtu malam 07 Oktober 2023, keduanya belum kembali ke rumah. Petugas pun menetapkan kedua nelayan tersebut hilang dan memulai proses pencarian.

“Kami bersama tim gabungan, TNI, Polri, BPBD juga masyarakat mulai mencari kedua nelayan tersebut, hingga akhirnya pada 10 Oktober 2023, kedua nelayan ditemukan di pesisir Pantai Kandangan Pulau Nusa Barong,” ujar Lettu Laut Prayogo Setiawan, Komandan Pos AL Puger.

Lettu Prayogo menambahkan, kedua nelayan ketika ditemukan, kondisinya sudah sangat lemas, sehingga pihaknya memberikan pertolongan pertama di Posko Satgas Maritim Pulau Terluar Nusa Barong.

“Alhamdulillah hari ini keduanya mulai pulih kembali kesehatannya,” ujar Lettu Prayogo.

Atas kejadian ini, Prayogo mengimbau nelayan untuk selalu mengutamakan keamanan saat akan berangkat melaut.

“Imbauan untuk para nelayan, mohon diperhatikan lagi faktor keamanan, melengkapi dengan peralatan keamanan yang memadai, untuk cuaca diperkirakan sampai seminggu ke depan belum aman, jadi ketinggian ombak masih 2,5 – 3 meter,” pesannya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *