Daerah

CJH Tertua Asal Pamekasan Ini Rela Jual Tanah dan Sapi untuk ONH

140
×

CJH Tertua Asal Pamekasan Ini Rela Jual Tanah dan Sapi untuk ONH

Sebarkan artikel ini
Pamekasan
Pak Harun calon jamaah haji tertua asal Pamekasan

BERITABANGSA.ID – SURABAYA – Harun, penjual ayam asal Desa Pangbatok, Kabupaten Pamekasan, Madura, merupakan jamaah haji tertua se Indonesia yang akan berangkat tahun ini.

Pria kelahiran 1904 ini, menginjak usia 119 tahun.

Ditemui media ini, dia mengaku rela membayar ongkos pelunasan naik haji ke tanah suci Mekkah dengan cara menjual tanah dan 2 ekor sapinya.

Di usianya yang sudah senja dia tetap bersyukur dan terharu karena masih diberikan kesempatan untuk menunaikan rukun Islam ke-5 ini.

Padahal sejak 2017 mendaftar haji hanya bermodal keyakinan.

Dia saat itu mengaku mendapat jadwal tunggu sampai 2046.

Bahkan awal mendaftar dia rela menjual sepetak tanahnya, lantaran pekerjaannya setiap hari hanya berjualan ayam dan bertani.

Terlebih untuk melunasi biaya haji yang sekarang, Harun terpaksa menjual dua ekor sapi miliknya.

Setelah ditetapkan sebagai calon jamaah haji pada tahun ini, dia bersyukur sekali karena niat tulus dan perjuangan selama ini akan segera terlaksana.

Mesti pendengarannya sudah berkurang, namun dia terlihat sehat dan mengaku optimis dengan kondisi fisiknya siap untuk bisa menunaikan ibadah haji ke Baitullah.

“Saya setor tahun 2017,dan baru tahun ini keluar (pengumuman bisa berangkat), saya senang, meskipun dulu waktu sehat tidak bisa berangkat, tapi meskipun dengan kondisi yang tidak begitu sehat ini semoga bisa melaksanakan ibadah haji, ongkosnya dari hasil jual tanah di belakang langgar dan dua ekor sapi, aktivitas saya jualan ayam dan bertani, mau ternak sapi sudah tidak mampu ngarit jadi 2 ekor sapi itu saya titipkn ke orang untuk dipelihara, Alhamdulillah dua ekor sapi itu saya jual untuk biaya pelunasan,” ujarnya kepada tim beritabangsa.id.

Meskipun sempat mendapat cibiran tetangganya, mengingat umurnya yang sudah renta dan daftar tunggu haji sangat lama, dia tetap semangat untuk menunggu panggilan ke tanah suci dengan melaksanakan ibadah haji, walaupun sebelumnya ada saran dari tetangga untuk menarik uangnya lalu menunaikan ibadah umroh saja.

Tapi dia tetap kukuh pada pendirian untuk tetap beribadah haji saja,dan akhirnya mimpi untuk menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah akan segera terwujud.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *