Kesehatan

Dinkes Malang Siapkan 1266 Nakes untuk Kegiatan BIAN

27
×

Dinkes Malang Siapkan 1266 Nakes untuk Kegiatan BIAN

Sebarkan artikel ini
Salah satu kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kabupaten Malang.

BERITABANGSA.COM-MALANG – Pemerintah pusat telah mengampanyekan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) untuk meningkatkan kekebalan dan kesehatan anak.

Untuk itu Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mengerahkan tenaga kesehatan sebanyak 1266 orang untuk kegiatan imunisasi pada anak-anak.

Plt Kadinkes Kabupaten Malang, Mursyidah mengatakan, ribuan nakes yang didukung oleh Pos Pelayanan Terpadu di lingkungan terkecil RT dan RW sebanyak 2810.

“Kami target ada 147 ribu anak akan diimunisasi Campak Rubella, karena untuk memutus mata rantai kasus penyakit yang ada dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I),” kata Mursyidah, Selasa (23/8/2022).

Mursyidah melanjutkan, PD3I ini bisa mencegah tertularnya penyakit polio, hepatetis B, pertusis, difteri, haemophilus influenzae tipe B, campak dan tetanus, selain itu dibiasakan untuk tetap hidup sehat, mengkonsumsi makanan yang bergizi.

“Selain melaksanakan PD3I ini, kami meminta masyarakat terutama ibu- ibu menjaga kesehatan anak- anaknya dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan berperilaku hidup sehat ditengah lingkungan sekitar,” imbuh Mursyidah.

Untuk mengejar target imunisasi tersebut, pihak akan menyasar anak anak usia 12 sampai 59 bulan dengan memberikan vaksin, obat tetes dan suntik polio, sedangkan untuk BIAN ini ada suntik campak Rubella saja.

“Untuk imunisasi tambahan bagi usia 9 sampai 59 bulan kami proyeksikan mencapai 158 ribu anak dan capaian riil kami 149 ribu anak sudah melaksanakan imunisasi tambahan,” tanda Mursyidah.

Sampai agustus 2022 ini, sasaran target imunisasi kejar 6469 anak dan terpenuhi 3504 anak dengan persentase mencapai 54 persen.

Sasaran terget imunisasi kejar ini sampai bulan Agustus, mencapai 3504 anak dari target 6469 anak dengan angka persentase 54 persen.

“Mudah- mudahan target kami bisa terpenuhi, untuk itu kami meminta kesadaran masyarakat terutama ibu-ibu untuk membawa anaknya ke Posyandu atau ke faskes dilakukan imuninasi,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *