Pendidikan

MPLS MTsN 6 Malang Jadi Ajang Kreasi, dan Ikrar Milenial Nusantara

75
×

MPLS MTsN 6 Malang Jadi Ajang Kreasi, dan Ikrar Milenial Nusantara

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.COM-MALANG – Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) yang berlangsung di sejumlah sekolah menyambut tahun ajaran baru menjadi ajang ragam kreasi pelajar Pancasila, dan ikrar melestarikan budaya bangsa.

Selama MPLS para pelajar diajak saling mengenali potensi diri dan meningkatkan kreativitas.

Demikian diungkap Kepala Sekolah MTs Negeri 6 Kota Malang, Sutirjo saat MPLS berlangsung.

Kreativitas unik dan menyenangkan ini tampak dalam MPLS di MTsN 6 Malang atau diberi nama Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama).

“Semua siswa MTsN ini diajak berkumpul di lapangan terbuka dan membentuk konfigurasi barisan berbentuk hati. Konfigurasi barisan siswa ini dipayungi warna merah putih mengelilingi panggung kecil di tengah lapangan,” kata Sutirjo, Rabu (20/7/2022).

Kata Sutirjo, MPLS kali ini setiap siswa mengenakan busana adat nusantara sambil membawa bendera kecil.

Lagu ‘Gebyar-gebyar’ karya Gombloh dinyanyikan para guru. Para pelajar serentak mengibarkan bendera yang mereka bawa. Saat itu dibacakan ikrar millenial.

“Peserta didik baru berkreasi profil pelajar Pancasila Rahmatan lil Alamin. Mereka menampilkan kebhinekaan Indonesia dengaj nilai-nilai Pancasila, dan Rahmatan lil Alamin sesuai program Kemenag,” ujar Sutirjo.

Selain itu, ditampilkan di panggung cinta NKRI di tengah lapangan, siswa baru dituntut saling kerja sama menyajikan tarian Nusantara, salah satunya tarian dari Papua.

“Dengan ragam budaya Nusantara, peserta didik baru lebih cinta bangsa ini. Mereka kenal lebih dekat lagi budaya Nusantara. Mereka sadar negara kita kaya suku, bangsa dan budaya,” terangnya.

Sutirjo mengatakan, mencintai dan mengenal ragam budaya bangsa Indonesia, akan berimbas upaya melestarikan budaya. Itulah profil Pelajar Pancasila Rahmatan lil Alamin.

“Kami berharap peserta didik baru, ke depannya lebih mencintai budaya warisan nenek moyang kita. Saatnya para pemegang tongkat estafet bangsa ini mengenal kekayaan budaya Indonesia,” pungkas Sutirjo.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *