Publik Service

Puluhan Orang Korban PT Sipoa Adukan Nasib ke DPRD Sidoarjo

135
×

Puluhan Orang Korban PT Sipoa Adukan Nasib ke DPRD Sidoarjo

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.COM-SIDOARJO- Puluhan orang yang mengatasnamakan paguyuban korban pembelian apartemen dan ruko (PKPAR) di PT Sipoa meluruk gedung DPRD Sidoarjo.

Mereka hendak mengadukan nasibnya terkait tidak kunjung terealisasinya apartemen di perusahaan itu, Senin (19/07/2022).

Samsul Huda, salah satu dari paguyuban, menjelaskan banyak warga dirugikan gegara membeli unit apartemen di PT Sipoa. Problemnya sama, setelah sekian tahun membayar cicilan, hingga kini tak kunjung juga menerima unit apartemen yang dijanjikan.

“Mereka merugi sampai ratusan juta, ada yang sudah 8 tahun menunggu sampai sekarang tak kunjung ada kejelasan,” kata Samsul Huda usai menemui Komisi C DPRD Sidoarjo.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Cinta Damai Tjandrawati Prajitno atau Ny Siok menambahkan, lahan di Waru yang rencananya bakal dibangun apartemen kenapa malah dijadikan lahan drag race. Kata Ny Siok sangat merugikan customer.

“Apalagi saya sekarang sudah tahu, beberapa kali event drag race digelar, sebagian acaranya tidak berizin. Belum lagi status lahannya itu masih sengketa, kok malah dibikin sirkuit,” pungkasnya heran.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Anang Siswandoko mengaku tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan soal rekomendasi dari komisinya.

Ia mengatakan masih akan menunggu data-data lengkap dari para korban terkait mekanisme pembayaran dan kemana aliran dana itu ditransfer.

“Setelah kami pelajari, nanti kami akan panggil pengembangnya. Sebab kalau dari keterangan dinas-dinas tadi, perijinan mereka sudah selesai. Tapi kenapa gak dibangun ini yang jadi tanda tanya. Nanti kalau dipanggil sekali gak datang, dua kali gak datang, baru kami bersama akan melaporkan perkara ini ke pihak berwajib,” cetus legislator dari Fraksi Gerindra itu.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *