Terkini

ANF Lumajang 2026 Sajikan Kuliner Nusantara, dari Klepon Hingga Coto Makassar!

8
×

ANF Lumajang 2026 Sajikan Kuliner Nusantara, dari Klepon Hingga Coto Makassar!

Sebarkan artikel ini
Asia Nusa Festival
Suasana lokasi kulineran ASIA NUSA FESTIVAL

Ketiga menu tersebut menawarkan pilihan berbeda bagi pengunjung yang ingin menikmati hidangan tradisional. Rawon dikenal dengan kuah gelap bercita rasa khas, pecel mengandalkan perpaduan sayuran dan bumbu kacang, sedangkan soto ayam kampung menjadi pilihan hidangan berkuah yang akrab di lidah masyarakat.

Sementara itu, di Stand Cheezy Coin menghadirkan menu yang memadukan kuliner Nusantara dengan kudapan modern. Pilihannya meliputi Soto Banjar, apam Barabai, dan cheese coin aneka rasa. Soto Banjar dan cheese coin menjadi menu andalan stand ini.

Keberadaan Soto Banjar dan apam Barabai memperkaya variasi sajian daerah yang dapat ditemukan dalam satu gelaran. Pengunjung juga bisa mencoba cheese coin dengan pilihan rasa yang ditawarkan penjual.

Stand Kuliner Miss Ratu menawarkan menu yang cukup beragam, mulai dari kepak madu, Dakochi, pentol bakso bakar, nasi babat, nasi usus, nasi paru, hingga nasi empal.

“Untuk minuman segar, ada Stand Bumi Agung menawarkan es longan serta otak-otak sebagai pilihan makanan. Es longan menjadi menu utama yang ditonjolkan,” ucapnya lagi.

Adapun Dapur Mbak Inull menyediakan dimsum dan tahu bakso. Kedua produk ini menjadi alternatif bagi pengunjung yang mencari kudapan gurih untuk dinikmati saat berjalan-jalan di area festival.

Pilihan kuliner lainnya datang dari stand Lotus, yang menyajikan sop kaki sapi, sop merah, dan ketoprak.

Sementara, Hagen menghadirkan Coto Makassar, mi godhog Jogja, dan ayam songkem.

Coto Makassar dikenal sebagai hidangan khas Sulawesi Selatan, sedangkan mi godhog identik dengan sajian mi berkuah hangat dari Yogyakarta. Ayam songkem melengkapi variasi menu khas.

“Tak ketinggalan, Stand Bang Joe menawarkan nasi kuning serta produk UMKM berupa bawang goreng. Produk bawang goreng ini juga memiliki potensi sebagai pelengkap makanan sekaligus produk yang dapat dipasarkan untuk konsumsi rumah tangga,” pungkas Wiwik.

Keberagaman menu yang ditawarkan para peserta memperlihatkan potensi produk kuliner. Namun, nilai penting kegiatan ini tidak berhenti pada banyaknya pilihan makanan.

Bagi pelaku UMKM, festival dapat menjadi sarana memperkenalkan produk, menguji respons konsumen, membangun identitas merek, dan menjaring pelanggan baru. Interaksi langsung dengan pembeli juga memungkinkan pelaku usaha mendapatkan masukan tentang rasa, harga, penyajian, dan kemasan.

Penyelenggara juga dapat mendorong pelaku UMKM memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan produk, mengunggah menu, dan membangun hubungan dengan pelanggan setelah festival selesai.

Harapannya jika ANF konsisten digelar akan menjadikan daya tarik Kabupaten Lumajang semakin dikenal dan berkembang.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 468x60