Terkini

Proyek Dalmas Polres Pasuruan Kota Rp1,1 Miliar Diduga Bermasalah

1
×

Proyek Dalmas Polres Pasuruan Kota Rp1,1 Miliar Diduga Bermasalah

Sebarkan artikel ini
Dalmas

BERITABANGSA.ID, PASURUAN KOTA – Proyek pembangunan Dalmas di lingkungan Polres Pasuruan Kota menjadi sorotan. Pekerjaan yang menelan anggaran sebesar Rp1.124.718.400 tersebut dilaporkan mendadak berhenti pada Jumat (14/8/2026), setelah material tak kunjung datang selama sekitar satu pekan.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, progres pekerjaan hingga saat ini masih berada pada tahap pengecoran atap.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengingat waktu pelaksanaan proyek hanya tersisa sekitar 60 hari dari total masa pengerjaan selama 120 hari kerja.

Selain persoalan material, salah seorang pekerja juga mengungkap adanya persoalan pembayaran upah.

Kepada awak media, pekerja tersebut mengaku dia dan sejumlah pekerja lainnya belum menerima pembayaran selama kurang lebih 10 hari.

“Sudah sekitar 10 hari belum dibayar. Kami hanya diberi janji. Orang yang bertanggung jawab juga tidak pernah datang ke lokasi,” ungkap salah seorang pekerja yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurut informasi yang dihimpun, terhentinya pekerjaan tersebut disebut berkaitan dengan material yang belum tiba di lokasi selama kurang lebih satu minggu.

Kondisi ini dikhawatirkan berdampak terhadap target penyelesaian proyek, mengingat waktu pelaksanaan terus berjalan.

Dengan nilai kontrak mencapai lebih dari Rp1,1 miliar, masyarakat tentu berharap pekerjaan pembangunan tersebut dapat dilaksanakan sesuai jadwal, spesifikasi teknis, serta ketentuan kontrak yang telah ditetapkan.

Apalagi, apabila progres pekerjaan masih berada pada tahap pengecoran atap sementara waktu pelaksanaan tersisa sekitar 60 hari, diperlukan penjelasan dari pihak pelaksana mengenai strategi percepatan pekerjaan agar proyek dapat diselesaikan tepat waktu dan tidak mengurangi kualitas konstruksi.

Proyek tersebut diketahui dilaksanakan oleh CV Sinar Agung Mandiri, sementara konsultan pengawas disebut CV Wiratama Mandiri.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Sinar Agung Mandiri selaku pelaksana maupun CV Wiratama Mandiri selaku konsultan pengawas saat dikonfirmasi tidak menjawab.

Upaya klarifikasi kepada pihak-pihak terkait juga masih dilakukan.(Dilli)

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60