BERITABANGSA.ID, BANGKALAN – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menghadiri secara langsung gelaran lomba Karapan Sapi AHY Cup 2026, di Kabupaten Bangkalan, Madura, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang akan diperingati pada 9 September 2026, sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
AHY mengaku bersyukur dapat menyaksikan langsung tradisi karapan sapi yang menjadi ikon budaya Madura.
Dia hadir bersama jajaran DPP Partai Demokrat, Sekretaris Jenderal Teuku Riefky Harsya, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Dardak, anggota DPR RI Hasani Zuber, serta jajaran pengurus Partai Demokrat di Madura.
AHY menyampaikan bahwa karapan sapi bukan hanya milik masyarakat Madura, tetapi merupakan bagian dari kekayaan budaya Nusantara yang perlu terus dilestarikan di tengah perkembangan zaman yang semakin modern dan digital.
Menurutnya, berbagai negara memiliki tradisi khas yang menjadi daya tarik budaya, seperti rodeo di Amerika Serikat dan matador di Spanyol. Sementara itu, Indonesia memiliki karapan sapi sebagai salah satu warisan budaya yang patut dibanggakan.
“Karapan sapi harus menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat persatuan di tengah kompetisi dan persaingan,” ujar AHY.
Dalam kesempatan tersebut, AHY juga menilai terdapat tiga karakter utama yang tercermin dalam tradisi karapan sapi, yakni kerja keras, keberanian, dan kehormatan. Ia menyebut nilai-nilai tersebut merepresentasikan karakter masyarakat Madura sekaligus sejalan dengan semangat yang diusung Partai Demokrat.
Selain melestarikan budaya, AHY menilai penyelenggaraan karapan sapi mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kegiatan tersebut dinilai mampu menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), meningkatkan partisipasi generasi muda, serta memperkuat potensi pariwisata daerah.
Pada kesempatan itu, AHY juga menegaskan komitmen Partai Demokrat untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen masyarakat diperlukan guna menghadirkan solusi atas berbagai persoalan nasional, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya beli masyarakat, hingga penegakan hukum dan penguatan demokrasi.
Menanggapi pertanyaan awak media terkait pembangunan di Bangkalan, AHY mengatakan bahwa infrastruktur dasar masih menjadi prioritas yang perlu mendapatkan perhatian. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangkalan telah menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan, khususnya perbaikan ruas jalan.
Menurut AHY, pembangunan jalan nasional, jalan provinsi, maupun jalan kabupaten harus berjalan seiring agar dapat meningkatkan produktivitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mempercepat pengembangan wilayah.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas fasilitas pendidikan, kesehatan, serta revitalisasi stadion yang menjadi lokasi pelaksanaan karapan sapi. Menurutnya, pembenahan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
AHY menambahkan bahwa berbagai usulan pembangunan tersebut akan didorong untuk dibahas lebih lanjut bersama kementerian terkait agar dapat dihitung secara rinci dan direalisasikan dalam program pembangunan ke depan.


















