Berita Video

Polisi Panggil Dua Pejabat PDAM Tirta Dharma Purabaya Madiun

1
×

Polisi Panggil Dua Pejabat PDAM Tirta Dharma Purabaya Madiun

Sebarkan artikel ini
PDAM
Ruangan Satreskrim Polres Madiun (Foto: Nawan, Beritabangsa.id)

BERITABANGSA.ID, MADIUN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun memanggil dua pejabat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun untuk dimintai klarifikasi terkait laporan masyarakat mengenai dugaan lonjakan tagihan air yang dinilai tidak wajar.

Dua pejabat yang dimintai keterangan tersebut yakni Direktur Utama PDAM Tirta Dharma Purabaya, Imansyah Novianto, dan Direktur Teknik, Ira Anggrainy.
Pemanggilan itu bertepatan dengan keluhan masyarakat mengenai gangguan distribusi air bersih yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Madiun dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut sempat memunculkan dugaan bahwa pemeriksaan berkaitan dengan krisis air bersih.
Namun, Kasatreskrim Polres Madiun AKP Agus Andi Anto Prabowo menegaskan bahwa pemanggilan tersebut tidak berkaitan dengan persoalan gangguan layanan air bersih.

“Kami memang memanggil Dirut dan Dirtek PDAM Kabupaten Madiun untuk dimintai keterangan. Namun, pemanggilan ini bukan terkait krisis air bersih,” ujar AKP Agus Andi Anto Prabowo kepada wartawan, Sabtu (27/6/2026).

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan seorang pelanggan yang mengaku mengalami kenaikan tagihan air bulanan secara signifikan dan diduga tidak sesuai dengan pemakaian.

“Bukan soal krisis air. Ada aduan dari pelanggan mengenai tagihan pembayaran bulanan yang membengkak. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” jelasnya.

Pelapor diketahui merupakan warga berinisial JK, asal Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Satreskrim Polres Madiun masih mengumpulkan keterangan dan data untuk mendalami laporan tersebut.

Di sisi lain, gangguan distribusi air bersih masih dikeluhkan sejumlah pelanggan PDAM Tirta Dharma Purabaya di beberapa wilayah Kabupaten Madiun. Sebelumnya, gangguan terjadi di Desa Pilangrejo serta Kecamatan Wungu. Belakangan, keluhan serupa juga disampaikan warga Desa Banjaransari Wetan, Kecamatan Dagangan, hingga sebagian wilayah Kecamatan Mejayan.

Akibat pasokan air yang tidak mengalir dalam waktu cukup lama, sejumlah pelanggan mengaku mempertimbangkan bahkan telah memutus sambungan layanan PDAM karena kebutuhan air sehari-hari tidak dapat terpenuhi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun terkait hasil pemanggilan oleh Polres Madiun maupun perkembangan penanganan gangguan distribusi air bersih di sejumlah wilayah terdampak.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60