Pemerintahan

Pemkab Bojonegoro Tunjukan Penguatan APBD TA 2025, Realisasi Belanja 81,50 Persen

1
×

Pemkab Bojonegoro Tunjukan Penguatan APBD TA 2025, Realisasi Belanja 81,50 Persen

Sebarkan artikel ini
Pemkab
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono saat menyampaikan catatan kerja di Rapat Paripurna DPRD Bojonegoro. Foto: Suyati/Beritabangsa.id

BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mencatat kinerja fiskal yang menunjukkan penguatan pada sisi pendapatan daerah dalam pelaksanaan APBD Tahun Anggaran (TA) 2025. Namun, di sisi lain, realisasi belanja daerah belum terserap secara optimal hingga akhir periode anggaran.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bojonegoro dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025, yang digelar pada Senin (22/6/2026).

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam pemaparannya menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah pada TA 2025 berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Dari target sebesar Rp5,553 triliun lebih, realisasinya mencapai Rp6,469 triliun lebih atau sebesar 110,51 persen.

“Penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan salah satu tanggung jawab konstitusional pemerintah daerah kepada DPRD dan masyarakat,” ujar Bupati.

Dia menegaskan, laporan pertanggungjawaban APBD merupakan bentuk akuntabilitas sekaligus transparansi pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerah kepada DPRD dan masyarakat.

“Dari sisi pendapatan, capaian tersebut ditopang oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terealisasi sebesar 107,77 persen dari target Rp1,064 triliun lebih. Realisasi tersebut juga mengalami peningkatan sekitar Rp202,844 miliar dibanding tahun sebelumnya,” lanjutnya.

Sementara itu, pendapatan transfer turut mencatat kinerja positif dengan realisasi sebesar 111,12 persen dari target Rp4,788 triliun lebih.
Namun demikian, kondisi berbeda terlihat pada sisi belanja daerah. Dari total plafon anggaran sekitar Rp7,887 triliun lebih, realisasi belanja tercatat sebesar 81,50 persen atau sekitar Rp6,427 triliun lebih. Rinciannya, belanja pegawai terealisasi 80,98 persen, belanja barang dan jasa 72,50 persen, belanja subsidi 15,45 persen, serta belanja bantuan sosial 66,96 persen.

Belanja modal yang menjadi salah satu penopang pembangunan daerah terealisasi 70,98 persen dari total anggaran Rp1,667 triliun lebih. Adapun belanja bantuan keuangan tercatat 98,61 persen, sedangkan belanja transfer telah terealisasi 100 persen.

Setyo Wahono, menegaskan capaian tersebut tetap mencerminkan komitmen dalam menjaga stabilitas fiskal daerah serta mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik.

Setelah menyampaikan nota pengantar ini, DPRD Bojonegoro melanjutkan pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 sesuai mekanisme yang berlaku sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Penulis: Suyati

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60