Terkini

Taksi Mogok Diduga Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi, Anthon Ingatkan Uji KIR Bukan Sekadar Formalitas

28
×

Taksi Mogok Diduga Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi, Anthon Ingatkan Uji KIR Bukan Sekadar Formalitas

Sebarkan artikel ini
Kepala UPPKB Ujung Menteng, Anthon R. Parura.

BERITABANGSA.ID, JAKARTA TIMUR – Tragedi kecelakaan yang melibatkan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur menjadi salah satu peristiwa paling mengguncang dalam sepekan terakhir. Data terbaru mencatat korban meninggal dunia meningkat menjadi 16 orang, sementara 91 lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan hasil investigasi sementara, rangkaian kejadian diduga bermula dari sebuah kendaraan taksi Green SM yang mengalami gangguan di perlintasan rel. Kendaraan tersebut kemudian tertemper KRL jurusan Cikarang–Jakarta, yang berujung pada gangguan operasional dan berlanjut menjadi kecelakaan yang lebih besar.

Meski kendaraan yang terlibat merupakan taksi berbasis listrik, sorotan publik diharap agar tidak semata tertuju pada jenis teknologinya, melainkan pada keseluruhan rangkaian peristiwa yang terjadi.

Kepala Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UPPKB) Ujung Menteng, Anthon R. Parura, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut sekaligus mengingatkan pentingnya melihat kecelakaan secara komprehensif.

“Saya menyampaikan duka mendalam kepada para korban dan berharap peristiwa seperti ini tidak lagi terjadi di kemudian hari,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis 30 April 2026.

Menurut Anthon, kecelakaan besar hampir selalu merupakan hasil dari rangkaian faktor yang saling berkaitan, bukan disebabkan oleh satu elemen tunggal.

“Kalau kita lihat secara utuh, ini bukan hanya kecelakaan kereta. Ini adalah rangkaian kejadian yang saling terhubung, yang dalam kasus ini diawali dari adanya kendaraan di perlintasan rel,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa dalam banyak kejadian, kombinasi antara faktor manusia, kondisi kendaraan, serta situasi di lapangan menjadi pemicu utama. Ketika salah satu komponen tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya, termasuk kepatuhan terhadap aturan di perlintasan, risiko kecelakaan dapat meningkat secara signifikan.

Terkait kendaraan listrik, Anthon menilai bahwa teknologi ini tetap merupakan bagian dari perkembangan transportasi yang positif. Namun seperti halnya semua jenis kendaraan, tetap diperlukan standar keselamatan yang ketat.

“Kendaraan listrik adalah teknologi masa depan dan memiliki banyak keunggulan. Namun tetap ada aspek teknis yang harus dipastikan dalam kondisi optimal, sama seperti kendaraan konvensional,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa sistem pada kendaraan listrik memiliki karakteristik berbeda, terutama pada aspek kelistrikan dan elektronik, sehingga memerlukan pendekatan pengujian yang lebih spesifik.

“Ketika terjadi gangguan pada sistem tertentu, respons kendaraan bisa berbeda. Karena itu, penting memastikan seluruh sistemnya benar-benar dalam kondisi laik jalan,” tambahnya.

Dalam konteks inilah, peran uji KIR menjadi sangat penting. Anthon menegaskan bahwa uji berkala kendaraan tidak boleh dipandang sebagai sekadar kewajiban administratif.

“Uji KIR itu memastikan kendaraan benar-benar laik jalan, mulai dari rem, lampu, hingga sistem keselamatan lainnya. Ini bukan formalitas,” tegasnya.

Untuk kendaraan listrik, pengujian juga mencakup aspek tambahan seperti sistem kelistrikan tegangan tinggi, keamanan baterai, proteksi terhadap gangguan listrik, serta integrasi sistem elektronik dengan fitur keselamatan kendaraan.

“Dengan perkembangan teknologi, pengujian juga harus semakin komprehensif,” ujarnya.

Pemerintah melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta terus melakukan penyesuaian terhadap standar pengujian kendaraan, termasuk untuk kendaraan listrik yang kini semakin banyak digunakan sebagai angkutan umum.

Anthon menilai, masa transisi menuju era kendaraan listrik harus diiringi dengan penguatan sistem pengawasan dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Teknologi akan terus berkembang, tetapi keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama. Dan itu dimulai dari kepatuhan terhadap aturan, termasuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan,” tutupnya.

Kronologi Efek Domino

Taksi listrik Green SM yang tertemper KRL jurusan Cikarang- Jakarta

Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan tidak terjadi secara tunggal. Sekitar 35 menit sebelum tabrakan dua kereta terjadi, sebuah taksi listrik dari operator Green SM mengalami mati total (total blackout) tepat di tengah Perlintasan Sebidang JPL 85 Ampera.

Sebelumnya, Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe menyampaikan bahwa gangguan pada sistem kelistrikan kendaraan taksi tersebut menjadi pemicu awal.

“Hasil identifikasi awal menunjukkan adanya korsleting pada sistem penggerak taksi elektrik tersebut. Kendaraan berhenti mendadak dan tidak bisa dievakuasi tepat waktu, sehingga menghalangi lajur utama kereta api,” ujar Kompol Sandhi kepada awak media, Senin 27 April 2026.

Taksi listrik yang mogok tersebut kemudian tertemper oleh KRL tujuan Cikarang. Dampaknya, sistem perjalanan di lintas tersebut menjadi kacau, menyebabkan KRL di belakangnya tertahan di peron Stasiun Bekasi Timur, yang kemudian ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek dari arah belakang.

Kecelakaan ini memicu diskusi hangat mengenai keamanan baterai dan kendaraan listrik saat berada di area dengan induksi elektromagnetik tinggi, seperti rel kereta api.

CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, selaku perwakilan produsen kendaraan yang digunakan armada taksi tersebut, menyatakan pihaknya tengah melakukan audit internal.

“Kami sedang melakukan pemeriksaan teknis mendalam pada bangkai unit yang terlibat. Kami berkomitmen penuh bekerja sama dengan KNKT ( Komite Nasional Keselamatan Transportasi) untuk menentukan apakah ada faktor eksternal atau kegagalan sistem yang menyebabkan unit berhenti mendadak,” ungkap Kariyanto.

Kariyanto menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan berjanji akan transparan dalam membagikan hasil temuan investigasi jika sudah selesai.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60