BERITABANGSA.ID, LUMAJANG — Sejumlah panitia bersama pelaku usaha mikro Festival Ramadan Tompokersan (Fesrstom) 2026. membagikan takjil gratis kepada pengendara yang melintas di di kawasan Embong Kembar, Jalan Gubernur Suryo, Kabupaten Lumajang setiap sore pukul 17.30 WIB.
Para panitia berdiri di tepi jalan sambil menyapa para pengendara sepeda motor maupun mobil yang melintas untuk menerima paket takjil.
Paket takjil itu hasil partisipasi para pelaku UMKM di ajang Fesratom 2026, dan panitia. Dalam sehari, panitia menyiapkan sekitar 50 hingga 100 bungkus takjil.
Ketua Panitia Fesratom 2026, Sudarmoko, mengatakan kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat kebersamaan dengan masyarakat.
“Takjil ini berasal dari para pelaku UMKM yang berpartisipasi di festival serta kontribusi dari panitia. Setiap hari kami membagikan sekitar 50 sampai 100 bungkus kepada pengendara yang melintas di depan lokasi acara,” ujar Sudarmoko, Minggu (8/3/2026).
Menurutnya, kegiatan itu menjadi salah satu bentuk nyata bahwa festival tidak hanya menghadirkan hiburan dan bazar kuliner, tetapi juga membawa nilai sosial yang kuat di tengah masyarakat.
Selain pembagian takjil, panitia juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakat fitrah melalui panitia festival.
Zakat yang terkumpul nantinya akan didistribusikan kepada warga yang membutuhkan pada momentum penutupan festival yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Maret 2026.
Sudarmoko menegaskan panitia pada dasarnya hanya memfasilitasi berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pertumbuhan sektor usaha mikro.
“Kami di panitia hanya memfasilitasi para pelaku UMKM agar bisa berkembang dan ikut meningkatkan perekonomian mikro di Kabupaten Lumajang. Harapannya kegiatan ini membawa manfaat bagi banyak pihak,” katanya.
Kehadiran kegiatan berbagi takjil tersebut pun mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang merasa terbantu, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
Dengan adanya kegiatan sosial seperti ini, Fesratom 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan dan perputaran ekonomi bagi pelaku usaha kecil, tetapi juga menjadi ruang berbagi dan memperkuat solidaritas sosial masyarakat selama bulan suci Ramadan.


















