Terkini

Anak Kades Ini Digerebek Warga saat Asyik Indehoy di Area Makam Jombang

63
×

Anak Kades Ini Digerebek Warga saat Asyik Indehoy di Area Makam Jombang

Sebarkan artikel ini
Anak Kades
Gambar Ilustrasi.

BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Sepasang remaja yang masih di bawah umur digerebek warga saat melakukan perbuatan asusila di area pemakaman umum wilayah Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.

Peristiwa yang menggegerkan warga ini berujung pada proses hukum setelah diketahui bahwa anak perempuan merupakan anak kandung dari kepala desa setempat.

Penggerebekan itu diketahui terjadi pada Sabtu (17/1/2026) malam, tak lama setelah waktu salat Isya’. Warga yang curiga mendapati kedua remaja berada di area makam dalam kondisi tak pantas.

“Penggerebekannya malam hari, habis Isya. Warga langsung mengamankan keduanya,” ujar N, sumber terpercaya di Kecamatan Kabuh, Selasa (20/1/2026).

Usai digerebek, kedua remaja tersebut langsung dibawa ke rumah kepala desa. Saat itulah warga mengetahui bahwa remaja perempuan yang diamankan merupakan anak Kades setempat, sementara remaja laki-laki diketahui sebagai pacarnya.

“Setelah dibawa ke rumah Kades, baru diketahui kalau perempuan itu anak Pak Kades. Laki-lakinya pacarnya,” lanjut N.

Keduanya diketahui masih berstatus pelajar SMP. Remaja laki-laki berusia 14 tahun, sementara remaja perempuan berusia 13 tahun.

“Masih sama-sama SMP, yang satu kelas 2 dan yang satunya kelas 1,” ujarnya.

Saat diamankan, remaja laki-laki sempat mendapat tindakan kekerasan dari pihak keluarga korban yang emosi. Terlebih, berdasarkan pengakuannya, perbuatan tersebut bukan kali pertama dilakukan.

“Pengakuannya sudah lebih dari sekali dan dilakukan di tempat yang sama,” tambah N.

Malam itu juga, remaja laki-laki sempat dibawa ke rumah orang tuanya sebelum akhirnya diserahkan ke Polres Jombang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Langsung dibawa ke Polres Jombang untuk diproses,” ujarnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya laporan tersebut. Ia memastikan kasus itu kini dalam penanganan kepolisian.

“Benar, pihak perempuan telah melaporkan dugaan persetubuhan terhadap anak,” kata Dimas saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).

Dimas menegaskan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait.

“Proses hukum masih tahap penyelidikan,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60