Peristiwa

Jemaah Masjid Quba Caruban Ini Geger, Dapati Sejoli Mesum di Parkiran

79
×

Jemaah Masjid Quba Caruban Ini Geger, Dapati Sejoli Mesum di Parkiran

Sebarkan artikel ini
Satpol PP Madiun mengamankan sejoli yang ketahuan mesum. (Foto: Hernawan / Beritabangsa.id)

BERITABANGSA.ID, MADIUN – Jemaah dan warga di Masjid Quba Caruban Madiun ini geger. Mereka mendapati mobil bergoyang di halaman parkir Masjid, Senin (8/9/2025) pagi

Ternyata pelakunya, sejoli yang masih remaja. Video detik-detik mobil bergoyang dan penggrebekan pun banyak yang mengunggah di TikTok dan viral.

Informasi media beritabangsa.id, bermula pada pukul 09.00 WIB, petugas keamanan masjid mencurigai aktivitas sebuah mobil Avanza hitam terparkir tak biasa.

Tak lama kemudian, remaja perempuan pengendara sepeda motor mendekat lalu memasuki mobil ini.

Dari situlah marbot dan keamanan Masjid Quba, lama kelamaan curiga. Sebab perempuan tak kunjung keluar.

Sudah mendekati satu jam, akhirnya petugas keamanan Masjid Quba, Caruban, mendatangi mobil ini dan memeriksanya.

Petugas keamanan pun terkaget-kaget karena perempuan tadi sedang beradegan tak senonoh di dalam mobil bersama lelaki.

“Kami langsung menegur dan melaporkan ke Satpol PP agar tidak menimbulkan keributan di masjid,” ungkap Yogi Bagus Riatanto, Satpam Masjid Quba.

Satpol PP Kabupaten Madiun yang menerima laporan segera mengamankan kedua pelaku. Keduanya berinisial IS (17), pelajar asal Desa Banaran, Kecamatan Geger, dan AN (18), mahasiswi asal Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri.

Informasi yang digali media ini, AN diketahui adalah anak seorang pegawai honorer di KUA dan ibunya seorang guru madrasah di Kabupaten Madiun.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Madiun, Didik Harianto, mengaku telah memberikan pembinaan kepada kedua remaja tersebut.

“Kami buatkan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan serupa. Selanjutnya, keduanya kami serahkan kembali ke orang tua masing-masing,” ujarnya, Selasa, 9 September 2025.

Pihak Satpol PP mengimbau agar para remaja menjaga perilaku di tempat umum, terlebih di lingkungan masjid.

“Masjid adalah tempat suci, bukan tempat berbuat tercela. Kami minta generasi muda lebih bijak dalam bertingkah laku, dan orang tua harus lebih mengawasi anak-anaknya,” tegasnya.

Beruntung, masyarakat bisa menahan diri. Publik berharap kasus serupa tidak terulang dan jadi pelajaran kepada yang lain.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60