BERITABANGSA.ID, MAGETAN – Polres Magetan bersama Forkopimda menggelar gerakan pangan murah (GPM). Agenda ini dibuka Kapolres AKBP Raden Erik Bangun Prakasa guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP), di halaman Mapolres, Senin (11/8/2025).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi Polr, Perum Bulog dan Pemerintah Kabupaten Magetan dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus membantu meringankan beban masyarakat.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Wakil Bupati Suyatni Priasmoro, beserta Ketua TP PKK, Ketua DPRD Suratno beserta istri, Dandim 0804 Letkol Inf Hasan Dasuki, Komandan Secata Rindam V/Brw Letkol Inf Arie Setianto, Kepala Kejaksaan Negeri Yuana Nurshiyam, Ketua Pengadilan Negeri Mayasari Oktafia, Kepala Pengadilan Agama Hermin Sriwulan, para pejabat utama Polres, perwakilan Perum Bulog, pengurus Bhayangkari, serta ratusan warga.
Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan GPM
ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai langkah nyata menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
“Perum Bulog bersama Polri berkomitmen menjaga ketahanan pangan nasional melalui pelaksanaan GPM beras SPHP, memastikan harga tetap stabil dan terjangkau, serta menjangkau masyarakat hingga ke pelosok,” ujarnya.
Kapolres menjelaskan, Polres Magetan akan menyalurkan total 44 ton beras, terdiri dari 8 ton di Mapolres dan masing-masing 2 ton di 18 Polsek jajaran. Selain beras SPHP dengan harga di bawah HET, masyarakat juga dapat membeli minyak goreng, gula pasir, telur, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga terjangkau melalui sistem kupon.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dan sedikit meringankan beban masyarakat dalam situasi ekonomi yang tidak pasti,” tambahnya.
Distribusi bahan pangan ini akan dilaksanakan bertahap mulai 11 – 16 Agustus 2025 di Polres Magetan dan seluruh Polsek jajaran. Seluruh proses penyaluran diawasi ketat oleh Bhabinkamtibmas, tim gabungan Bulog, Polri, Pemda, dan badan pengawas lainnya untuk memastikan tepat harga dan tepat sasaran. Hal ini juga diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Magetan dalam menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan.
Adapun jadwal lokasi pelaksanaan kegiatan GPM Polres Magetan dan Polsek jajaran adalah, Senin, tanggal 11 Agustus 2025 : di Polres, Polsek Maospati, Polsek Kawedanan
Selasa, tanggal 12 Agustus 2025 : bertempat di Polsek Kartoharjo, Polsek Poncol, dan Polsek Takeran.
Pada hari Rabu, tanggal 13 Agustus 2025 : bertempat di Polsek Karangrejo, Polsek Parang, dan Polsek Lembeyan.
Hari Kamis, tanggal 14 agustus 2025 : bertempat di Polsek Sukomoro, Polsek Plaosan, Polsek Nguntoronadi, hari Jumat, tanggal 15 agustus 2025 : di Polsek Barat, Polsek Ngariboyo, dan Polsek Bendo. Untuk hari Sabtu, tanggal 16 Agustus 2025, di Polsek Karas, Polsek Panekan, dan Polsek Magetan.
Salah satu warga, Sutiyem, warga Desa Bandar, Magetan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kegiatan ini.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya pangan murah ini. Harganya terjangkau dan kualitasnya bagus. Terima kasih kepada Polres Magetan, Bulog, dan pemerintah daerah yang telah memikirkan masyarakat kecil seperti kami,” ungkapnya.
AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi semua pihak.
“Inilah bentuk kepedulian dan kebersamaan kita dalam menghadapi tantangan ekonomi. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga memiliki akses terhadap pangan berkualitas dengan harga yang wajar,” tegasnya.
Pada kegiatan pangan murah ini juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat penerima manfaat serta ada outlet bazar murah sembako dari bhayangkari, primkopol Polres magetan serta dinas instansi terkait ikut memeriahkan acara tersebut.
Dengan adanya GPM ini, diharapkan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi, harga pangan stabil, dan pasokan terjaga, sehingga tidak terjadi gejolak harga di pasaran.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polres Magetan untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pelayan masyarakat.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















