BERITABANGSA.ID, KOTA MALANG – Polresta Malang Kota mencatat prestasi gemilang di 2024 dengan penurunan kriminalitas.
Terdapat 1.229 kasus tindak pidana terselesaikan, 149 kasus narkoba terungkap. Untuk kasus kecelakaan lalulintas menurun.
Demikian diungkap dalam rilis di depan Ballroom Satyawada Polresta Malang pada Selasa (31/12/2024) siang.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono kali ini didampingi Kasatreskrim Kompol M Sholeh, Kasatresnarkoba Harjanto Mukti Eko, Kasatlantas Kompol Fitria Wijayanti, Kasat Intelkam Kompol Ferri Dharmawan, dan Kasat Samapta Kompol Wiwin Rusly,
Berbagai barang bukti tindak kejahatan selama 2024 yang diamankan polisi dihadirkan di antaranya, narkotika jenis sabu, poket ganja dan obat-obatan berbahaya, serta ratusan botol miras dari berbagai merek, dan ratusan knalpot brong.
Kombespol Nanang Haryono mengungkapkan selama 2024, Satreskrim Polresta Malang Kota telah menyelesaikan 1.229 kasus tindak pidana dari berbagai laporan yang ditangani.
“Satreskrim Polresta Malang Kota menerima laporan tidak pidana sebanyak 1.193 kasus dan menyelesaikan tidak pidana sejumlah 1.229 kasus dengan persentase penyelesaian tidak pidana sebesar 103%,” ungkap Nanang.
Menurut Kapolresta, angka itu lebih tinggi dibanding 2023 di angka 81,4%. Jumlah tidak pidana di 2023 sebanyak 1.334 dan penyelesaiannya 1.086 dan ada kenaikan dari 2023 ke 2024 sebesar 21,6%.
Selanjutnya, Nanang juga menjelaskan terkait pencapaian Satresnarkoba dimana selama 2024 berhasil mengungkap 149 kasus peredaran narkoba jenis sabu, ganja dan obat-obatan terlarang.
‘Ada 149 kasus di mana di situ ada narkotika 148 dan obat keras berbahaya 1 kasus,” bebernya.
“Secara kuantitas ada penurunan kasus sebesar 33%, namun secara kuantitas barang bukti peningkatannya sangat signifikan, yaitu hampir 400% barang bukti yang diamankan oleh Satres Narkoba Polresta Malang kota,” imbuhnya.
Berdasarkan data Satres Narkoba ada 5 kelurahan yang menjadi red zone atau zona merah di wilayah Poresta Malang Kota.
“Yang pertama kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru, kelurahan Bumiayu Kecamatan Kedung Kandang, Kelurahan Jodipan Kecamatan Blimbing, Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun dan Kelurahan Samaan Kecamatan Klojen,” terang pria dengan tiga melati di pundak ini.
Lebih lanjut, Nanang mengatakan untuk data kecelakaan Lalulintas selama 2024 menurun dibandingkan 2023 dengan jumlah kejadian 439 dan di 2024 hanya 246, ada penurunan sebanyak 193 kejadian.
“Kami sampaikan data kecelakaan lalulintas selama 2024 jumlah kejadiannya 439 di tahun 2023 dan di 2024 246, jadi ada penurunan sebanyak 193 dengan 43.96 persen,” ujarnya.
Terakhir, Kapolresta juga menyampaikan pencapaian Satsamapta Polresta Malang kota yang menyelesaikan 95 kasus tindak pindana ringan (Tipiring) dan mengamankan ribuan botol miras.
“Total jumlah barang bukti sebanyak 1.125 botol miras, yang nantinya akan dilaksanakan pemusnahan, jumlah tersebut jauh lebih banyak dari tahun 2023,” pungkas Nanang.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















