Ali Muktiyanto juga mendorong agar pelaksanaan wisuda semakin dekat dengan kehidupan mahasiswa. Selain menjadi momentum untuk merayakan keberhasilan akademik bersama keluarga, kegiatan tersebut diharapkan memberi kesempatan kepada para lulusan untuk memperluas pengalaman dan wawasan.
Dalam pemaparannya, Ali turut menyampaikan target pengembangan UT untuk memperluas jangkauan pendidikan tinggi di Indonesia.
UT menargetkan dapat melayani sedikitnya satu juta mahasiswa pada akhir 2029, dengan visi jangka panjang untuk memantaskan diri melayani 2,5 juta mahasiswa.
Target tersebut menuntut pengembangan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah mahasiswa. Kualitas layanan pendidikan, kompetensi lulusan, dan kepercayaan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan institusi.
Ia menekankan bahwa reputasi UT harus tercermin melalui kualitas alumninya. Para lulusan diharapkan memiliki integritas, kebanggaan akademik, serta reputasi yang baik di tengah masyarakat.
Perluasan akses pendidikan, menurut arah kebijakan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga mutu.

Kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh jumlah mahasiswa, tetapi juga oleh kualitas lulusan dan kontribusi mereka setelah menyelesaikan studi.
Bagi UT, alumni menjadi bagian penting dalam perjalanan pengembangan institusi. Pengalaman profesional, perilaku berintegritas, dan kiprah lulusan di berbagai bidang dapat menunjukkan manfaat pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Sebagai perguruan tinggi yang menerapkan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, UT juga menempatkan kemandirian belajar sebagai bagian penting dari proses pendidikan.
Mahasiswa dituntut mampu mengelola waktu, mencari sumber pengetahuan, dan mengembangkan keterampilan secara mandiri.
Kemampuan tersebut semakin relevan ketika digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan mengubah lanskap pekerjaan.
Kompetensi yang diperoleh selama kuliah perlu terus diperbarui melalui pelatihan, pengalaman kerja, kolaborasi, dan pembelajaran mandiri.
Seminar akademik alumni UT Surabaya turut membuka peluang untuk memperluas jejaring dan membangun kolaborasi antarlulusan. Pertukaran pengalaman diharapkan dapat mendorong lahirnya gagasan serta kerja sama yang bermanfaat di berbagai sektor.
Melalui rangkaian seminar akademik dan wisuda tersebut, UT Surabaya mendorong para lulusan untuk menerapkan ilmu pengetahuan secara produktif, menjaga integritas dalam menjalankan tanggung jawab, dan memperluas kontribusi di tingkat nasional maupun global.
Bagi para alumni, tantangan berikutnya adalah membuktikan kompetensi melalui kinerja dan menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.















