BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Usai libur lebih tiga Minggu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bojonegoro beroperasi kembali seiring siswa masuk sekolah. Bukannya mendapat dukungan positif dari masyarakat dan wali murid, justru jadi keluhan.
Salah satu warga Kota Bojonegoro Ida mengatakan selama ada MBG dia malah merogoh kocek lebih dalam karena hampir semua bahan pokok kebutuhan harganya meroket.
“Kemarin waktu MBG libur, harga telur, sayuran dan ayam itu lebih murah. Bisa dibilang normal dari pada sebelum ada progam MBG, ini progam bukannya membuat masyarakat terbantu tapi malah tercekik,” tuturnya.
Selain itu, kualitas makanan yang didapat untuk para siswa menurutnya, tak sebanding dari apa yang digembor-gemborkan makan bergizi namun, pada prakteknya makanan tersebut seperti tidak layak makan dan lebih banyak terbuang.
Menanggapi itu, anggota DPRD Bojonegoro dari Partai Gerindra, Sally Atyasasmi, menjelaskan progam MBG mendukung pendapatan petani dan UMKM lokal.
“Kita lihat dari sisi positifnya, dengan adanya program MBG ini petani sayuran peternak ayam petelor itu makin diuntungkan dengan mudahnya menjual hasil panen,” terangnya.
Dia juga menjelaskan, dengan hasil panen bernilai jual tinggi sehingga menarik minat kaum muda untuk bertani.
“Sekarang ini pemuda sangat enggan bertani, karena apa, pendapatan dari bertani ini sangat minim, tetapi dengan adanya program MBG ini nilai jual hasil pertanian meningkat sehingga menjadi salah satu lapangan pekerjaan yang kembali di lirik oleh anak-anak muda,” ujarnya.
Disinggung soal merahnya sayuran dan telur saat program MBG tidak beroperasi karena libur sekolah Sally menjelaskan bahwa itu adalah hal yang wajar.
“Kalau soal harga telur murah karena MBG libur itu saya rasa salah ya, karena memang kemarin harga sempat naik di kisaran harga 32 ribu perkilo karena puasa dan lebaran, kalau di hari-hari biasa harganya noermal-normal saja, terlebih lagi di tambah dengan program pak bupati dengan adanya telur Gayatri, membuat produksi telur itu semakin berlimpah,” pungkasnya.


















