Kenangan itu menjadi pengingat bahwa perjalanan panjangnya tak pernah dimulai dari keinginan menjadi kaya atau terkenal. Semuanya berawal dari cinta sederhana pada tanah liat dan keinginan untuk berbagi.
Cinta itu kini diabadikan dalam sebuah program yang diusulkan oleh sebuah lembaga yayasan. Mereka mengajukan nama Muchlis Arif sebagai maestro keramik Indonesia. Judulnya menggema: “Jatuh Cinta: Totalitas pada Sebuah Pengabdian.”
Program ini kemudian dikirimkan ke kementerian dengan tajuk “Arsip Karya dan Pikiran Maestro”. Hasilnya, pada 24 Agustus mendatang, sebuah katalog akan diterbitkan. Di dalamnya, terbentang rekam jejak karya-karya Arif sejak 1990. Seperti sebuah diari visual, katalog itu akan menceritakan bagaimana ia terus bergerak, bereksperimen, dan tidak pernah berhenti mencintai tanah liat.
“Di situ keliatan eksplorasi berkesenian saya,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian menuju pameran puncak tersebut, Arif menyelenggarakan serangkaian kegiatan edukatif dan pameran antara di Satu Hati Art Space, Kota Batu, mulai 8 hingga 23 Mei 2026. Satu Hati Art Space sendiri merupakan ruang kreatif baru yang sengaja ia hidupkan kembali untuk meluaskan jangkauan wadah sebelumnya, Matahati Ceramic.
“Sebenarnya kegiatan ini dulu sudah pernah kita lakukan semua, cuma sekarang kita hidupkan lagi. Melalui Satu Hati Art Space, ruangnya menjadi lebih luas; tidak hanya keramik, tetapi juga mencakup seni lukis, seni logam, seni kertas, seni tekstil, seni grafis, dan lainnya,” jelas Arif.
Bagi Arif, gelar maestro bukan sekadar pengakuan atas keindahan karya-karyanya. Lebih dari itu, predikat ini membawa tanggung jawab moral untuk membagikan pemikiran kritis bahwa seni keramik tidak boleh berhenti sebagai karya seni dan produk komersial semata, melainkan harus memiliki nilai manfaat dan dampak positif bagi masyarakat luas.
“Intinya, saya dengan lempung (tanah liat) mengabdi untuk apa saja, siapa saja, dan di mana saja. Bisa untuk benda produk kriya, desain, seni, hingga jasa berupa pelatihan kreativitas,” tutur Arif.


















