BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Kabupaten Bojonegoro kembali menjadi pusat perhatian nasional. Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke lokasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, guna meninjau kesiapan peluncuran KDMP serentak sebanyak 1.061.
Dalam agenda tersebut turut hadir Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono dan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita bersama rombongan pemerintah pusat. Kehadiran pejabat tinggi negara itu disambut Bupati Setyo Wahono serta jajaran Forkopimda, unsur TNI-Polri, perangkat desa, serta tamu undangan penting lainnya.
Dalam kesempatan tersebut Kodim 0813 Bojonegoro juga menunjukan kesiapanya dalam melaksanakan progam pemerintah pusat saat kunker yang dilakukan oleh Panglima TNI Tandyo Budi Revita.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergitas antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini menjadi program strategis nasional.
Selain melakukan peninjauan lapangan, agenda itu juga menjadi momentum memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya dalam penguatan ekonomi kerakyatan, ketahanan wilayah, hingga kesiapan infrastruktur pendukung di daerah strategis seperti Bojonegoro.
Kehadiran Wakil Panglima TNI bersama Menteri Koperasi RI di wilayah Kapas turut menarik perhatian masyarakat sekitar. Sejumlah personel gabungan tampak bersiaga selama kegiatan berlangsung.
Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, memaparkan bahwa koperasi ini tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga motor penggerak ekonomi desa.
“Koperasi ini tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga menjadi motor penggerak potensi lokal. Strategi kami yaitu berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti UMKM lokal untuk memasok produk unggulan. BUMD Pangan akan mengintegrasikan informasi komoditas pangan seperti padi, jagung, dan kedelai, dan KDKMP berkomitmen menyerap hasil tani masyarakat dengan harga kompetitif,” jelasnya, Selasa (12/5/2026).
Saat peninjauan fisik gerai dan gudang koperasi, Jenderal Tandyo memberikan apresiasi atas progres pembangunan KDKMP di Bojonegoro dan Lamongan yang dinilai menunjukkan kesiapan signifikan.
Berdasarkan paparan Kodim 0813 Bojonegoro, progres pembangunan KDKMP di Bojonegoro telah menjangkau 396 titik dari target 430 desa atau mencapai 92,9 persen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 160 titik telah rampung 100 persen.
Untuk tahap launching pada 16 mendatang, Bojonegoro siap mengoperasikan 85 gerai di 22 kecamatan. Penentuan titik operasional mempertimbangkan daya beli masyarakat, ketersediaan infrastruktur pendukung, serta tingkat risiko bencana yang rendah.
Penulis: Suyati


















