Terkini

Utusan Wapres Temui Keluarga Korban Peluru Nyasar di Gresik

23
×

Utusan Wapres Temui Keluarga Korban Peluru Nyasar di Gresik

Sebarkan artikel ini
Peluru nyasar
Dewi Murniati, ibu korban peluru nyasar latihan menembak TNI AL dikunjungi utusan Wapres Gibran Rakabuming Raka di rumahnya Gresik (Foto: Nawan, Beritabangsa.id)

BERITABANGSA.ID, GRESIK – Babak baru kasus peluru nyasar yang melibatkan oknum TNI AL terhadap siswa SMPN 33 Gresik, Darrell Fausta Hamdani (14), kembali menjadi sorotan. Pada Minggu, 5 April 2026, Dewi Murniati selaku ibu korban menerima kunjungan dua utusan dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

Dalam pertemuan tersebut, utusan Wapres menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang menimpa korban. Selain itu, turut diserahkan bantuan berupa uang sebesar Rp10 juta, satu tas sekolah, serta perlengkapan alat tulis sebagai bentuk perhatian dari pemerintah.

Dewi Murniati mengapresiasi bantuan tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada keluarganya di tengah proses hukum yang masih berjalan.

“Terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan ini sudah saya terima. Namun saya berharap perhatian ini tidak menghentikan langkah saya untuk terus mencari keadilan bagi anak saya. Saya ingin kasus ini dikawal dengan serius dan transparan,” ujarnya, Senin (06/04/2026).

Dalam kesempatan itu, Dewi juga menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, meminta evaluasi menyeluruh terhadap lapangan tembak di kawasan Bumi Marinir Karangpilang, Surabaya, yang diduga menjadi sumber peluru nyasar.

Kedua, ia memohon pengawalan serius terhadap proses hukum yang telah dilaporkan ke POMAL Koarmada II agar berjalan adil dan transparan.
Selain menempuh jalur hukum, pihak keluarga juga telah mengirimkan surat permohonan perlindungan kepada sejumlah lembaga negara, mulai dari Presiden RI, Panglima TNI, Komnas HAM, hingga Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Langkah ini diambil guna memastikan penanganan kasus dilakukan secara menyeluruh.
Keluarga berharap perhatian dari Wakil Presiden tidak hanya berhenti pada bantuan semata, tetapi berlanjut pada langkah konkret untuk menjamin keamanan masyarakat di sekitar fasilitas militer serta penegakan hukum yang tegas.

Sebelumnya diberitakan, Siswa SMP 33 Gresik, Darrel Fausta Hamdani (14) terluka dan harus menjalani operasi usai terkena peluru nyasar latihan tembak prajurit TNI AL Korp Marinir Surabaya dan insiden tersebut terjadi pada 17 Desember 2025 lalu.

Kasus ini pun menjadi perhatian publik luas dan memunculkan kekhawatiran terkait standar keamanan aktivitas militer yang berdekatan dengan permukiman dan lingkungan pendidikan.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60