Terkini

Blaaar ! Atap dan Rumah Warga Karangtengah Kandangan Kediri Jebol

17
×

Blaaar ! Atap dan Rumah Warga Karangtengah Kandangan Kediri Jebol

Sebarkan artikel ini
Karangtengah

BERITABANGSA.ID, KEDIRI – Ledakan hebat terjadi di rumah milik Moh Yasin Nawawi (59) warga Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Minggu (15/3/2026) malam. Blaar ! Warga panik dan terbangun. Beruntung ledakan itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun menjebol atap dan tembok rumah. Kerugian ditaksir mencapai Rp 2 juta.

Polisi dalam hal ini Tim Gegana Brimob Polda Jatin, masih menyelidiki penyebab dua kali ledakan tersebut.

Untuk memastikan keamanan lokasi, tim penjinak bom dari Gegana Brimob Polda Jawa Timur diterjunkan ke tempat kejadian perkara.

Kapolsek Kandangan Iptu Winarto Sismowiharyo mengatakan, ledakan terjadi dua kali dengan selang waktu sekitar setengah jam.

“Ledakan pertama sekitar pukul 23.00 WIB di bagian belakang rumah. Kemudian sekitar 20 sampai 30 menit setelahnya terjadi ledakan kedua di bagian depan rumah,” kata Winarto, Senin (16/3/2026).

Dari hasil pengecekan awal di lokasi kejadian, petugas menemukan bungkus paket belanja daring yang diduga berkaitan dengan bahan mercon.

Pada bungkus tersebut tertulis produk “booster kelengkeng” dengan berat sekitar 3,3 kilogram. Polisi menduga bahan tersebut digunakan sebagai campuran pembuatan serbuk mercon.

Selain itu, polisi juga menelusuri transaksi pembelian bahan tersebut hingga ke wilayah Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Dari hasil penelusuran tersebut, petugas mengamankan dua orang yang diduga sebagai pembeli bahan serbuk mercon.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan mengatakan proses penyelidikan masih terus dilakukan dengan melibatkan tim forensik dan penjinak bom.

Menurut dia, penerjunan tim Gegana dilakukan untuk melakukan sterilisasi lokasi serta memastikan tidak ada bahan peledak yang tersisa di sekitar tempat kejadian.

“Kami memasang garis polisi dengan perimeter cukup luas dan melakukan sterilisasi lokasi bersama tim Gegana. Selain itu juga dilakukan olah TKP lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan,” kata Joshua.

Kepala Desa Karangtengah Sukarmanto Wijaya mengatakan peristiwa ledakan tersebut merupakan yang pertama kali terjadi di wilayahnya.

Ia mengaku pemerintah desa sebenarnya sudah sering mengingatkan warga untuk tidak membuat maupun menyalakan petasan, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

“Setiap tahun kami sudah mengimbau masyarakat agar tidak membuat atau menyalakan mercon. Namun masih saja ada kejadian seperti ini,” ujarnya.

Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan oleh jajaran Polres Kediri untuk memastikan dan penyebab pasti ledakan tersebut.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60