BERITABANGSA.ID, MAGETAN – Polres Magetan menggelar rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral untuk mematangkan Operasi Ketupat Semeru 2026, Selasa (10/3/2026), di Aula Pesat Gatra Polres.
Rakor dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, dihadiri oleh sejumlah pejabat dari unsur Forkopimda serta instansi lintas sektoral, antara lain Sujarwadi, staf ahli bupati, Kasdim 0804 Mayor Inf Tomy Fedi Anugrahan, Kapten CPM Setyo Boedi Utomo- Dan Subdenpom V/1-5, dan Kapten Pom Herianto mewakili Dan Satpom Lanud Iswahjudi. Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan dinas instansi lintas sektoral, paguyuban pengusaha wisata, dan mitra Kamtibmas lain.
Rakor ini dilaksanakan untuk mematangkan kesiapan seluruh instansi terkait di lingkungan Pemkab Magetan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026, sehingga pengamanan perayaan Idulfitri berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan Rakor ini menjadi forum penting untuk menyatukan persepsi dan memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi Operasi Ketupat tahun ini.
“Dalam kesempatan rakor hari ini kita akan membahas terkait rencana Operasi Ketupat 2026. Stabilitas yang sangat kondusif di wilayah Kabupaten Magetan sampai dengan saat ini tidak lepas dari peran kita dan sinergitas seluruh elemen masyarakat,” ujar Kapolres Magetan.
Kapolres menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri.
“Kegiatan ini untuk memberi perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam beribadah di bulan Ramadan dan merayakan Hari Raya Idulfitri 2026. Operasi Ketupat 2026 akan digelar selama 13 hari, mulai dari 13 – 25 Maret 2026,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolres juga mengingatkan tahun ini perayaan Idulfitri bertepatan dengan Hari Raya Nyepi umat Hindu, sehingga diperlukan sikap toleransi dan saling menghormati antar umat beragama.
Selain itu, Kapolres juga menyampaikan bahwa tema resmi mudik 2026 yang diusung oleh pemerintah melalui Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan adalah Mudik Aman, Keluarga Bahagia.
Melalui Rakor ini, Kapolres berharap seluruh pihak dapat memberikan masukan demi kelancaran pengamanan.
Sementara itu, Yok Sujarwadi, staf ahli bupati mengatakan masa libur tahun ini diperkirakan cukup panjang sehingga perlu kesiapan bersama dari seluruh pihak.
“Musim liburan tahun ini cukup panjang dan diperkirakan hingga tanggal 27 sampai 28 Maret. Oleh karena itu diperlukan kerja sama yang baik dari seluruh pihak yang terlibat agar situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak tetap waspada terhadap potensi bencana alam, mengingat kondisi cuaca yang belakangan ini sering terjadi hujan disertai angin kencang.
Selain itu, terkait kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri, ia memastikan bahwa ketersediaan bahan pangan masih dalam kondisi aman.
“Terkait stok bahan pangan, masyarakat diharapkan tidak panik karena stok telah mencukupi. Soal situasi global di Timur Tengah, masyarakat juga tidak perlu panik,” jelasnya.
Dalam rapat ini dipaparkan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2026 akan digelar 13 hari, mulai 13 – 25 Maret 2026. Untuk mendukung pengamanan, telah dipetakan sejumlah titik pengamanan di wilayah Kabupaten Magetan yang meliputi 1 Pos Terpadu, 2 Pos Pelayanan, 4 Pos Pengamanan (Pos Pam), serta 5 Pos Pantau, titik penempatan personel selama operasi digelar.


















